JENTERANEWS.com — Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, melakukan kunjungan resmi ke PT. Mersifarma Tirmaku Mercusana yang berlokasi di Kecamatan Cikembar pada Selasa. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan sektor swasta, sekaligus mendiskusikan peran dunia usaha dalam pembangunan ekonomi lokal, khususnya terkait penyerapan tenaga kerja.
Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar mengapresiasi kontribusi PT. Mersifarma Tirmaku Mercusana terhadap perekonomian Kabupaten Sukabumi. Ia menegaskan bahwa kehadiran perusahaan-perusahaan di daerah sangat vital, terutama dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
“Penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi adalah salah satu konsentrasi utama kami,” ujar H. Asep Japar. “Kami sangat berterima kasih karena perusahaan ini telah banyak menyerap tenaga kerja dari masyarakat lokal.”
Bupati berharap PT. Mersifarma, yang bergerak di bidang farmasi, dapat terus berkembang dan semakin maju. Ia juga mendorong perusahaan untuk mempertimbangkan perluasan pabrik agar dapat membuka lebih banyak lagi kesempatan kerja di masa mendatang. “Semoga perusahaan ini terus maju dan dapat memperluas pabriknya, sehingga bisa menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja,” tambahnya.
Perjalanan Panjang PT. Mersifarma di Sukabumi
Presiden Direktur PT. Mersifarma Tirmaku Mercusana, F. Tirtokoesnadi, menyambut baik kedatangan Bupati. Ia menjelaskan bahwa perusahaan yang dipimpinnya telah beroperasi di Sukabumi selama 25 tahun, sejak pertama kali didirikan pada tahun 2000.
“Kami memulai pembangunan sejak tahun 1997 dan mulai beroperasi di tahun 2000,” ungkap F. Tirtokoesnadi. Ia menambahkan bahwa pelanggan utama perusahaan adalah pemerintah, menandakan peran pentingnya dalam sektor kesehatan nasional.
Saat ini, PT. Mersifarma memiliki delapan pabrik di kompleksnya yang memproduksi berbagai jenis obat-obatan. F. Tirtokoesnadi menjelaskan ketatnya regulasi di industri farmasi yang diawasi oleh Kementerian Kesehatan dan BPOM, yang membuat proses produksi tidak bisa dilakukan dalam satu pabrik saja.
Sebagai bagian dari rencana pengembangan usaha, perusahaan memiliki ambisi untuk menambah jumlah pabrik. “Seiring dengan pengembangan usaha, kami ingin menambah pabrik. Semoga semua itu dapat tercapai,” pungkasnya. Harapan ini selaras dengan keinginan pemerintah daerah untuk meningkatkan serapan tenaga kerja di Sukabumi. (*)
Editor : Mia















