JENTERANEWS.com – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengajak seluruh pemuda di Kota Sukabumi untuk memperkuat tiga pilar utama dalam membangun daerah: kolaborasi, konektivitas, dan semangat inovasi.
Ajakan ini disampaikan dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025.
Pernyataan tersebut dilontarkan Bobby saat menghadiri kegiatan Ngopi (Ngobrol Seputar Sukabumi) yang digagas oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sukabumi. Acara dialog strategis ini berlangsung di Mesjid Sejuta Pemuda, pada Sabtu (25/10/2025).
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bobby Maulana secara tegas menyoroti peran sentral pemuda sebagai “kekuatan moral, sosial, dan intelektual bangsa.”
“Pemuda adalah kekuatan moral, sosial, dan intelektual bangsa. Di tangan pemudalah masa depan daerah ini dipertaruhkan,” ujar Bobby, menekankan betapa krusialnya peran pemuda bagi kemajuan Kota Sukabumi.
Wadah Strategis Sinergi Pemerintah dan OKP
Bobby Maulana memberikan apresiasi tinggi kepada DPD KNPI Kota Sukabumi atas inisiatif kegiatan Ngopi tersebut. Menurutnya, forum ini bukan sekadar diskusi santai, melainkan sebuah wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dengan berbagai unsur Organisasi Kepemudaan (OKP).
Mengacu pada semangat Sumpah Pemuda 1928 sebagai tonggak persatuan, Bobby mengakui bahwa tantangan yang dihadapi pemuda saat ini telah jauh berubah.
“Perjuangan kita sekarang bukan lagi melawan penjajah, melainkan bagaimana menghadapi perubahan zaman, arus digitalisasi, dan dinamika sosial ekonomi yang semakin kompleks,” tuturnya.
Dalam konteks tantangan modern ini, ia menilai peran KNPI sebagai wadah koordinasi dan komunikasi antarorganisasi pemuda menjadi sangat vital untuk menjaga kesatuan visi dan memperkuat jaringan kerja sama dengan pemerintah.
Potensi 98 OKP sebagai Energi Pembangunan
Kota Sukabumi patut berbangga, kata Bobby, sebab tercatat memiliki 98 Organisasi Kepemudaan (OKP) yang bernaung di bawah KNPI, didukung oleh 7 Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) KNPI yang aktif di berbagai sektor.
Potensi besar ini, jika dikonsolidasikan dengan baik, diyakini dapat menjadi energi positif dalam mendorong pembangunan di sektor sosial, ekonomi, pendidikan, budaya, hingga lingkungan.
“Pemerintah Kota Sukabumi selalu terbuka terhadap gagasan, kritik membangun, dan inovasi dari kalangan pemuda. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah, pemuda, dan masyarakat untuk mewujudkan Sukabumi yang religius, nyaman, dan sejahtera,” tegas Bobby.
Wakil Wali Kota berharap kegiatan Ngopi menjadi momentum penting untuk meneguhkan semangat kolaborasi lintas organisasi kepemudaan, memperkuat konektivitas antara pemuda dan pemerintah, serta menumbuhkan budaya dialog yang produktif dan solutif.
“Mari jaga semangat persatuan ini agar KNPI dan seluruh OKP di Kota Sukabumi semakin solid, semakin inovatif, dan menjadi teladan bagi masyarakat luas,” pungkas Bobby Maulana, mengakhiri sambutannya. (*)
Editor : Mia















