Menu

Mode Gelap

Bencana · 11 Nov 2025 11:54 WIB

Diterjang Banjir Rob dan Gelombang Tinggi, TPI Ujunggenteng Sukabumi Terancam Ambruk


					TPI UJUNGGENTENG RUSAK PARAH: Kondisi bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujunggenteng di Kecamatan Ciracap, Sukabumi, yang mengalami kerusakan pada dinding dan pondasi akibat terjangan banjir rob dan gelombang tinggi. Kerugian nelayan ditaksir mencapai Rp350 juta, Selasa (11/11/2025). Perbesar

TPI UJUNGGENTENG RUSAK PARAH: Kondisi bangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujunggenteng di Kecamatan Ciracap, Sukabumi, yang mengalami kerusakan pada dinding dan pondasi akibat terjangan banjir rob dan gelombang tinggi. Kerugian nelayan ditaksir mencapai Rp350 juta, Selasa (11/11/2025).

JENTERANEWS.com – Sejumlah bangunan vital nelayan di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mengalami kerusakan parah setelah diterjang gelombang tinggi dan banjir rob. Insiden terbaru terjadi pada Sabtu (9/11/2025), membuat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan tujuh kios/gudang nelayan terancam ambruk.

Rob Berulang Dipicu Musim Barat

Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep Jeka, menjelaskan bahwa banjir rob yang merusak fasilitas nelayan ini terjadi berulang dalam beberapa minggu terakhir. Kondisi ini sejalan dengan masuknya musim Barat yang membawa angin kencang dan memicu cuaca ekstrem serta gelombang tinggi di wilayah pesisir.

Saat kejadian pada Sabtu lalu, gelombang laut di Ujunggenteng dilaporkan mencapai ketinggian sekitar 2,5 meter. Air laut meluap cepat ke daratan dan merendam bangunan di area Pantai Timur Ujunggenteng.

“Air laut naik cukup cepat disertai angin kencang. Banyak nelayan yang memilih untuk memarkirkan perahu,” ujar Asep Jeka, Selasa (11/11/2025).

Asep Jeka menambahkan, dampak terparah menimpa bangunan inti nelayan. “Bangunan TPI yang di arealnya terdapat kios dan gudang juga mengalami kerusakan, terutama pada bagian dinding dan pondasi TPI,” katanya.

Total Kerugian dan Dampak Ekonomi

Selain TPI, tujuh bangunan milik nelayan perorangan turut mengalami kerusakan signifikan. Bangunan tersebut milik Amat Surahmat, Opik, Miang, Yandi, Adok, Asep Danu, dan Empat.

Menurut data sementara yang dihimpun Rukun Nelayan Ujunggenteng, total kerugian material akibat bencana ini ditaksir mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp350 juta.

Kerusakan ini tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga mengganggu roda perekonomian nelayan setempat. Aktivitas di kawasan TPI, termasuk fasilitas penyimpanan dan area bongkar muat ikan, menjadi terganggu karena tidak dapat digunakan secara optimal.

Desakan Penanganan Cepat

Asep Jeka menyampaikan kekecewaannya karena hingga Selasa (11/11/2025), belum ada peninjauan langsung dari pihak pemerintah daerah terhadap kerusakan parah yang dialami TPI.

Mengingat TPI adalah pusat kegiatan ekonomi nelayan, Rukun Nelayan Ujunggenteng mendesak adanya penanganan segera.

“Kami berharap ada penanganan cepat, terutama untuk memperbaiki bangunan TPI yang menjadi pusat kegiatan ekonomi nelayan di sini,” tandas Asep Jeka, mewakili suara nelayan. (*)

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Cikidang Sukabumi, Tiga Kepala Keluarga Terancam

22 Mei 2026 - 09:19 WIB

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi bersama warga setempat bergotong royong membersihkan material tanah longsor di Kampung Cikamuning, Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) pagi.

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)
Trending di Bencana