Menu

Mode Gelap

News · 22 Mei 2026 13:43 WIB

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas


					Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa. Perbesar

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

JENTERANEWS.com — Insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) fatal kembali terjadi di kawasan rawan kecelakaan Jalan Raya Gekbrong–Sukabumi, tepatnya di Kampung Bangbayang, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Sebuah truk tangki air bermuatan berat dilaporkan menghantam sebuah minibus dan pohon pada Kamis (21/05/2026) malam, sekitar pukul 19.40 WIB.

Kecelakaan maut ini mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian dan memicu kemacetan panjang di jalur arteri tersebut.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, peristiwa bermula ketika truk tangki air Mitsubishi Fuso bernomor polisi B 9*** P melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur. Kendaraan berat tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial E.T.

Saat memasuki Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang merupakan jalur lurus dengan kontur turunan panjang dua arah, petaka pun terjadi. Truk tangki tersebut diduga kuat mengalami gagal fungsi pengereman (rem blong).

Kondisi ini menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya. Truk yang melaju tak terkendali itu kemudian menabrak sebuah minibus sebelum akhirnya terhenti usai menghantam pohon besar di bahu jalan. Benturan keras tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan truk.

Korban Jiwa dan Dampak Lalu Lintas

Laporan dari Cianjur Update memastikan bahwa pengemudi truk tangki, E.T., meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Selain jatuhnya korban jiwa, kecelakaan ini berdampak signifikan pada arus lalu lintas. Badan truk dan batang pohon yang tumbang akibat tabrakan menutup sebagian besar badan jalan. Hal ini mengakibatkan kelumpuhan akses lalu lintas dari kedua arah (Sukabumi-Cianjur dan sebaliknya).

Tindakan Cepat Otoritas Terkait

Merespons insiden tersebut, aparat gabungan segera diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas Satlantas Polres Cianjur bergerak cepat melakukan serangkaian penanganan, meliputi:

  • Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP): Mengamankan lokasi, mengumpulkan bukti, dan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.

  • Pengaturan Lalu Lintas: Melakukan rekayasa lalu lintas darurat untuk mengurai antrean panjang kendaraan yang terjebak kemacetan.

  • Evakuasi Terpadu: Bekerja sama dengan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur untuk mengevakuasi jasad korban, menyingkirkan material pohon, dan menderek bangkai kendaraan.

Mengutip laporan dari akun resmi Instagram BPBD Kabupaten Cianjur, proses evakuasi dan pembersihan material memakan waktu beberapa jam. Jalur Gekbrong-Sukabumi baru dapat kembali diakses secara normal dari kedua arah pada Jumat (22/05/2026) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.

Imbauan Keselamatan

Menyikapi tragedi ini, pihak Kepolisian melalui TMC Lantas Cianjur kembali mengeluarkan peringatan keras bagi para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan niaga dan angkutan berat. Masyarakat diimbau untuk:

  1. Melakukan Pengecekan Rutin: Memastikan seluruh komponen vital kendaraan, terutama sistem pengereman, berfungsi optimal sebelum beroperasi.

  2. Menjaga Konsentrasi: Tetap fokus dan waspada, terutama saat melintasi jalur menurun curam seperti kawasan Gekbrong.

  3. Mengutamakan Keselamatan: Disiplin dalam berkendara dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk melengkapi berkas perkara kecelakaan lalu lintas tersebut.(*)

Laporan: Rudi

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Trending di News