JENTERANEWS.com – Pemerintah Kota Sukabumi hari ini resmi melantik Andang Tjahjandi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Pelantikan yang dilakukan secara daring ini diselenggarakan di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki. Selain Sekda, Wali Kota juga melantik 18 pejabat lainnya, terdiri dari 11 pejabat eselon III, 6 pejabat eselon IV, dan 1 pejabat fungsional.
Upacara pelantikan ini menjadi sorotan penting dalam menjamin keberlangsungan roda pemerintahan Kota Sukabumi. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Plh. Sekda Kota Sukabumi Asep Suhendrawan, serta jajaran aparatur Pemkot Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ayep Zaki mengungkapkan bahwa pelantikan Sekda definitif ini dilaksanakan mengingat masa tugas Penjabat Sekda yang akan berakhir pada 6 Juni 2025. “Untuk kepastian pemangku jabatan Sekda, hari ini kita laksanakan pelantikan Sekda definitif,” ujarnya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa seluruh proses menuju pelantikan telah melalui tahapan panjang dan legalitas yang ketat. “Kita sudah mendapatkan izin dari Badan Kepegawaian Negara, Gubernur Jawa Barat, dan Menteri Dalam Negeri. Semua proses berjalan sesuai aturan,” jelasnya, menepis keraguan atas prosedur yang ditempuh.
Menurut Ayep Zaki, mutasi, rotasi, dan promosi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam organisasi birokrasi, serupa dengan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten lainnya. “Organisasi di mana pun pasti melakukan mutasi dan promosi. Ini hal biasa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menyerukan kepada seluruh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersatu dalam satu barisan kepemimpinan dan menghindari friksi atau kelompok-kelompok internal. “Semuanya harus bersatu, satu komando, patuh kepada Wali Kota,” lanjut H. Ayep Zaki, menekankan pentingnya soliditas.
Salah satu fokus utama yang kembali ditekankan Wali Kota Sukabumi adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia meminta agar para pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi dengan unit kerja masing-masing, serta menjadikan peningkatan PAD sebagai semangat kolektif. “Setelah pelantikan, silakan konsolidasikan dengan unit kerja masing-masing. Peningkatan PAD harus menjadi penyemangat. Kalau Kota Sukabumi sudah kaya, pegawainya juga akan sejahtera,” pungkasnya.
Dalam arahannya, Wali Kota juga menyinggung krusialnya kemandirian fiskal dan penguatan kelembagaan daerah, menilai bahwa kondisi keuangan daerah yang sehat adalah kunci keberhasilan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pejabat untuk meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan berkontribusi maksimal dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif dan profesional di Kota Sukabumi.(*)
(Laporan: Denny N | Editor: Hamjah)















