Menu

Mode Gelap

Laporan: Deni Nurman · 10 Jan 2025 17:18 WIB

Ratusan Rumah Tahan Gempa Segera Dibangun untuk Korban Bencana Sukabumi


					Sebuah unit rumah tahan gempa RIKSA telah selesai dibangun dan siap ditempati oleh korban bencana di Sukabumi. Perbesar

Sebuah unit rumah tahan gempa RIKSA telah selesai dibangun dan siap ditempati oleh korban bencana di Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Pemerintah pusat bergerak cepat dalam upaya merehabilitasi wilayah yang terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi pada awal Desember lalu. Salah satu langkah konkrit adalah pembangunan ratusan rumah tahan gempa tipe 36 yang diberi nama Rumah Instan Kuat Sehat dan Aman (RIKSA).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Lukman Sudrajat, mengungkapkan bahwa tahap awal pembangunan akan mencakup 321 unit RIKSA yang tersebar di 32 kecamatan. Jumlah ini berpotensi bertambah seiring dengan data terbaru mengenai kerusakan akibat banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah.

“Anggaran yang dialokasikan dari APBN untuk setiap unit RIKSA mencapai Rp60 juta. Kami optimistis, dengan waktu pengerjaan maksimal 14 hari kerja, rumah-rumah ini dapat segera ditempati oleh para korban,” ujar Lukman.

Mengingat wilayah Sukabumi rawan gempa bumi, pemerintah sangat memperhatikan kualitas konstruksi RIKSA. Bahan bangunan yang digunakan telah memenuhi standar tahan gempa untuk memastikan keselamatan penghuni.

Selain pembangunan RIKSA, pemerintah juga memberikan bantuan stimulan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan sedang dan ringan. Mereka yang rumahnya rusak sedang akan menerima bantuan sebesar Rp30 juta, sedangkan yang rusak ringan mendapatkan Rp15 juta.

Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan solusi hunian yang layak, pemerintah telah membangun satu unit RIKSA sebagai model percontohan di Kampung Ciodeng, Desa Wanajaya, Kecamatan Cisolok. Kepala BNPB, Suharyanto, telah melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kesesuaian pembangunan dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

“RIKSA ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Dengan rumah yang kokoh dan aman, mereka dapat memulai kehidupan baru dengan lebih tenang,” kata Suharyanto.

Pemerintah berharap pembangunan ratusan RIKSA dapat segera diselesaikan sehingga para korban bencana di Sukabumi dapat segera menempati rumah baru yang layak huni. Kehadiran RIKSA tidak hanya memberikan tempat tinggal, tetapi juga memberikan harapan bagi masa depan mereka.(*)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Akses Tertutup Longsor 15 Meter, Wisata Curug Cibereum Sukabumi Ditutup Sementara

16 Februari 2026 - 21:15 WIB

Kondisi akses jalan menuju objek wisata Curug Cibereum di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, yang tertutup material tanah longsor, Senin (16/2/2026). Pihak pengelola menutup sementara area wisata demi keselamatan pengunjung menyusul intensitas hujan tinggi yang memicu longsoran setinggi 15 meter tersebut.

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Sukabumi Terjunkan Tim Bersihkan Sumbatan di Sungai Ciseupan

16 Februari 2026 - 11:57 WIB

Personel BPBD Kota Sukabumi saat melakukan pembersihan sampah dan material yang menyumbat pintu air Sungai Ciseupan di Jalan Palasari, Kelurahan Karangtengah, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi luapan air ke jalan dan permukiman warga.

TERIMA ASET RAMPASAN KORUPSI, PEMKOT SUKABUMI KELOLA TANAH SENILAI RP9 MILIAR UNTUK PUBLIK

13 Februari 2026 - 06:47 WIB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (tengah), bersama Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan para kepala daerah lainnya berfoto bersama perwakilan KPK RI usai seremonial serah terima hibah barang rampasan negara di Aula Oman Sahroni, Subang, Rabu (11/2/2026).

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Tancap Gas: Desak Sinergitas Eksekutif dan BPN Tuntaskan Konflik Agraria

5 Januari 2026 - 15:34 WIB

Suasana Rapat Kerja Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Sekretaris Daerah dan jajaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang berlangsung di Kantor BPN Kabupaten Sukabumi, Senin (5/1/2026).

Sukabumi Gemuruh dalam Silaturahmi Akbar 2025: Semangat Persatuan dan Kontribusi Agama dalam Pembangunan

11 Januari 2025 - 20:48 WIB

Ribuan peserta menghadiri Silaturahmi Akbar 2025 di Taman Wisata Selabintana, Sukabumi, Sabtu (11/01/2025). Acara yang merupakan bagian dari peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-79 ini mengusung tema "Umat Rukun Menuju Indonesia Emas

Land Cruiser Berstiker Sekretariat Wapres Terlibat Kecelakaan Maut di Sukabumi

11 Januari 2025 - 11:40 WIB

Penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian terkait kecelakaan yang melibatkan mobil berstiker Sekretariat Wakil Presiden di Sukabumi.
Trending di Laporan: Deni Nurman