Menu

Mode Gelap

Bencana · 14 Des 2024 13:23 WIB

Atap SDN 2 Cidadap Roboh Diterjang Hujan Deras, Kegiatan Belajar Terganggu


					Satu ruang kelas di SDN 2 Cidadap ambruk Perbesar

Satu ruang kelas di SDN 2 Cidadap ambruk

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Cidadap Kabupaten Sukabumi pada Selasa malam lalu, 10 Desember, telah mengakibatkan kerusakan parah pada salah satu ruang kelas di SDN 2 Cidadap. Atap bangunan yang tak mampu menahan derasnya hujan akhirnya ambruk sekitar pukul 22.15 WIB.

Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa karena terjadi di luar jam sekolah. Namun, kejadian ini tentu saja mengguncang seluruh warga sekolah.

Kepala Sekolah SDN 2 Cidadap, H. Jumsoni, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah sejak tiga minggu lalu mengantisipasi terjadinya hal buruk. Kondisi bangunan yang semakin memprihatinkan membuat pihak sekolah memutuskan untuk memindahkan kegiatan belajar mengajar ke tempat yang lebih aman.

“Kami sudah merasakan firasat buruk. Bangunan sudah sangat tua dan rapuh. Untuk keselamatan siswa, kami putuskan untuk memindahkan kegiatan belajar,” ujar H. Jumsoni saat ditemui di sekolah, Sabtu (14/12).

Akibat kejadian ini, murid kelas 1 SDN 2 Cidadap terpaksa harus dipindahkan ruangan lain yang masih layak. Kondisi ini tentu saja sangat menyulitkan baik bagi siswa maupun guru.

“Kami berharap ada bantuan dari pemerintah maupun pihak swasta untuk memperbaiki ruang kelas yang rusak. Anak-anak sangat membutuhkan tempat belajar yang layak agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan optimal,” tambah H. Jumsoni.

Atap Ruang Kelas SDN 2 Cidadap Roboh Akibat Hujan Deras

Atap Ruang Kelas SDN 2 Cidadap Roboh Akibat Hujan Deras

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap, Husni Mubarok, membenarkan bahwa hujan deras menjadi penyebab utama ambruknya atap ruang kelas tersebut. Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk lebih waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat musim hujan.

“Peristiwa ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Kita perlu melakukan pengecekan secara berkala terhadap kondisi bangunan sekolah, terutama yang sudah berusia tua. Jangan sampai ada korban jiwa akibat kejadian serupa,” tegas Husni.

Perbaikan ruang kelas yang rusak tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama dari semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk membantu meringankan beban SDN 2

Cidadap.

“Kami berharap ada donasi atau bantuan lain yang bisa diberikan untuk memperbaiki sekolah kami. Setiap bantuan sangat berarti bagi kami,” pungkas H. Jumsoni.(*)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana