JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Cidadap Kabupaten Sukabumi pada Selasa malam lalu, 10 Desember, telah mengakibatkan kerusakan parah pada salah satu ruang kelas di SDN 2 Cidadap. Atap bangunan yang tak mampu menahan derasnya hujan akhirnya ambruk sekitar pukul 22.15 WIB.
Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa karena terjadi di luar jam sekolah. Namun, kejadian ini tentu saja mengguncang seluruh warga sekolah.
Kepala Sekolah SDN 2 Cidadap, H. Jumsoni, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah sejak tiga minggu lalu mengantisipasi terjadinya hal buruk. Kondisi bangunan yang semakin memprihatinkan membuat pihak sekolah memutuskan untuk memindahkan kegiatan belajar mengajar ke tempat yang lebih aman.
“Kami sudah merasakan firasat buruk. Bangunan sudah sangat tua dan rapuh. Untuk keselamatan siswa, kami putuskan untuk memindahkan kegiatan belajar,” ujar H. Jumsoni saat ditemui di sekolah, Sabtu (14/12).
Akibat kejadian ini, murid kelas 1 SDN 2 Cidadap terpaksa harus dipindahkan ruangan lain yang masih layak. Kondisi ini tentu saja sangat menyulitkan baik bagi siswa maupun guru.
“Kami berharap ada bantuan dari pemerintah maupun pihak swasta untuk memperbaiki ruang kelas yang rusak. Anak-anak sangat membutuhkan tempat belajar yang layak agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan optimal,” tambah H. Jumsoni.

Atap Ruang Kelas SDN 2 Cidadap Roboh Akibat Hujan Deras
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap, Husni Mubarok, membenarkan bahwa hujan deras menjadi penyebab utama ambruknya atap ruang kelas tersebut. Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk lebih waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat musim hujan.
“Peristiwa ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Kita perlu melakukan pengecekan secara berkala terhadap kondisi bangunan sekolah, terutama yang sudah berusia tua. Jangan sampai ada korban jiwa akibat kejadian serupa,” tegas Husni.
Perbaikan ruang kelas yang rusak tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama dari semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk membantu meringankan beban SDN 2
Cidadap.
“Kami berharap ada donasi atau bantuan lain yang bisa diberikan untuk memperbaiki sekolah kami. Setiap bantuan sangat berarti bagi kami,” pungkas H. Jumsoni.(*)















