Menu

Mode Gelap

Bencana · 10 Mar 2025 09:39 WIB

Banjir Terjang Cikidang, Puluhan Rumah Rusak dan Warga Mengungsi


					Kondisi banjir yang merendam permukiman warga di Kampung Cikurutug, Cikidang. Perbesar

Kondisi banjir yang merendam permukiman warga di Kampung Cikurutug, Cikidang.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (9/3/2025) sore, menyebabkan Sungai Cikurutug meluap dan merendam permukiman warga. Bencana banjir ini mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah rumah dan memaksa puluhan warga untuk mengungsi.

Menurut laporan dari Rahmat Wahyudin, anggota Taruna Tanggap Bencana (TAGANA) Kecamatan Cikidang, banjir terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Kampung Cikurutug RT 012/003, Desa Cicareuh. “Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan luapan sungai yang masuk ke permukiman warga,” ujar Rahmat.

Banjir ini menyebabkan kerusakan yang signifikan pada rumah-rumah warga. Satu rumah dilaporkan mengalami rusak berat, satu rumah rusak ringan, dan tujuh rumah lainnya mengalami kerusakan pada barang-barang dan perabotan elektronik.

“Air datang begitu cepat dan merendam rumah-rumah warga hingga setinggi dada orang dewasa,” ungkap salah seorang warga yang terdampak. “Kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang.”

Meskipun banjir menyebabkan kerusakan materi yang cukup parah, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. “Alhamdulillah, semua warga selamat,” kata Rahmat.

Saat ini, air dilaporkan sudah mulai surut. Warga yang terdampak telah diungsikan ke rumah-rumah warga yang lebih aman. “Kami sedang mendata kebutuhan warga dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan secepatnya,” jelas Rahmat.

Pemerintah daerah setempat bersama dengan TAGANA dan relawan lainnya telah turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi dan penanganan darurat. Bantuan logistik dan kebutuhan dasar lainnya juga mulai disalurkan kepada warga yang terdampak.

“Kami mengimbau kepada warga untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras terjadi,” pesan Rahmat. “Segera evakuasi diri ke tempat yang lebih tinggi jika air mulai naik.”

Rahmat mengingatkan akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 192 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Wabup Sukabumi Resmikan Sirkuit Cibayawak Lewat Kejuaraan Grasstrack Jabar-Banten

30 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (tengah) memotong pita menandai peresmian Sirkuit Cibayawak di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Minggu (30/8/2026). Pembukaan sirkuit tersebut dimeriahkan dengan gelaran event grasstrack regional dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Razia Miras di Wilayah Utara Sukabumi, Polisi Sita 276 Botol Minuman Keras

30 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Petugas Satres Narkoba Polres Sukabumi mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) ilegal hasil razia di wilayah hukum Polres Sukabumi bagian utara, Sabtu (29/8/2026) malam. Barang bukti sebanyak 276 botol miras berbagai merek tersebut diperlihatkan di depan Pos Polisi Tol Bocimi sebelum diamankan lebih lanjut. Operasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

BKPSDM Sukabumi Tegaskan Guru Terlibat Kasus Asusila Berpotensi Dikenakan Sanksi PHK

29 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Sesosok Mayat Perempuan Bertato Ditemukan di Pantai Karang Hawu Sukabumi

28 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Petugas kepolisian dari Polsek Cisolok, Satpolairud Polres Sukabumi, didampingi anggota TNI dan tim terkait, melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah penemuan sesosok jasad yang diduga berjenis kelamin perempuan di tepi Pantai Karang Hawu, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026) pagi. Jasad tersebut ditemukan oleh seorang pedagang dalam posisi terlentang. Saat ini, jasad telah dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Palabuhanratu untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui identitas dan penyebab kematiannya.

Skandal Video Asusila: Oknum Guru PPPK di Kalibunder Sukabumi Terancam Sanksi Pemecatan

28 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Diduga Terpengaruh Isu Santet, Pria di Palabuhanratu Penusuk Warga Ditangkap Polisi

28 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca