JENTERANEWS.com — Aksi pencurian dengan pemberatan (Curat) kembali meresahkan warga Kabupaten Sukabumi. Kali ini, sebuah warung milik Haji Suhana, seorang pengusaha pengepul hasil pertanian di Kampung Cijengkol, Desa Hegarmulya, Kecamatan Cidadap, menjadi sasaran pembobolan komplotan pencuri pada Kamis (26/2/2025) dini hari.
Akibat insiden tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian materi hingga Rp45 juta. Para pelaku diketahui tidak hanya menggasak barang berharga, tetapi juga barang dagangan milik korban.
Adapun rincian barang yang berhasil dibawa kabur meliputi uang tunai sebesar Rp35 juta, perhiasan emas seberat empat gram, belasan bungkus rokok, sebuah senter kepala, hingga satu buah semangka. Uang tunai puluhan juta tersebut diketahui merupakan hasil transaksi penjualan getah karet yang baru saja dilakukan korban pada siang hari sebelum kejadian.
Menindaklanjuti laporan dari warga, jajaran aparat kepolisian dari Polsek Sagaranten langsung terjun ke lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapospol Cidadap, Aipda Amir Alamsyah, mengungkapkan bahwa pelaku diduga kuat berjumlah lebih dari satu orang. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lokasi, komplotan pencuri ini melancarkan aksinya dengan cara menerobos masuk melalui pintu belakang bangunan.
“Diduga pelaku lebih dari satu orang. Dari jejak yang tertinggal, pelaku masuk dari pintu belakang. Untuk bisa menjangkau pintu tersebut, para pelaku harus memanjat sekitar tiga meter. Hal ini karena kontur bangunan jika dari depan setara dengan jalan, namun bagian belakangnya berjarak sekitar tiga meter dari permukaan tanah,” jelas Aipda Amir.
Lebih lanjut, Aipda Amir menjelaskan bahwa aksi pelaku berjalan lancar lantaran pintu belakang warung tersebut dalam keadaan tidak terkunci. Berdasarkan keterangan korban, kelalaian tersebut terjadi karena korban biasanya tidur di area yang dekat dengan pintu belakang. Nahas, pada malam kejadian, warung tersebut berhasil disatroni pencuri.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan sejumlah petunjuk dan barang bukti di lapangan guna melacak dan memburu jejak para pelaku.
Mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali, Aipda Amir turut memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pihaknya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, memastikan keamanan berlapis pada rumah dan tempat usaha, serta memastikan seluruh akses masuk terkunci rapat sebelum beristirahat.(*)
(*Hamjah*)















