JENTERANEWS.com Nasib tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sukabumi. Ia menjadi korban pembacokan brutal oleh seorang pria tidak dikenal saat dalam perjalanan menuju sekolah pada Senin (20/10/2025) pagi.
Peristiwa yang terjadi di jalur ramai penghubung wilayah Cibadak dan Cisaat itu sontak membuat warga panik. Terbaru, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa pelaku penyerangan telah berhasil ditangkap.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sukabumi, Inspektur Satu Hartono, menjelaskan kronologi kejadian nahas tersebut. Menurutnya, korban saat itu tengah dibonceng oleh rekannya dan terjebak di tengah kemacetan lalu lintas.
“Korban sedang dibonceng oleh rekannya di tengah kemacetan,” ujar Hartono dalam keterangannya, Rabu (22/10/2025).
Berdasarkan keterangan saksi mata, seorang pria tak dikenal tiba-tiba mendekati sepeda motor yang ditumpangi korban. Tanpa diduga, pelaku langsung beraksi.
“(Pelaku) langsung mengayunkan senjata tajam ke arah korban secara mendadak,” kata Hartono.
Akibat serangan tersebut, korban langsung tersungkur dari motor dan bersimbah darah. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu segera berinisiatif menolong dan melarikan korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan pertolongan medis.
“(Korban) mengalami dua luka bacok serius, yakni di bagian pipi kanan dan belakang kepala,” tutur Hartono merinci kondisi korban.
Pelaku Ditangkap, Motif Didalami
Sementara itu, Kapolres Sukabumi, Ajun Komisaris Besar Samian, mengonfirmasi bahwa pelaku yang sempat melarikan diri sesaat setelah beraksi, kini telah berhasil diamankan oleh jajarannya.
“Pelaku sudah kita identifikasi dan amankan,” ujar Samian.
Samian mengungkapkan, pelaku saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan intensif di Markas Polres Sukabumi. Pihak kepolisian masih bekerja keras untuk mengungkap alasan di balik tindakan nekat tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait motif pelaku,” ucapnya.
Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa sebilah golok yang diduga kuat digunakan untuk melukai korban.
Samian berkomitmen akan mengusut tuntas kasus ini dan mengungkap latar belakang peristiwa secara transparan kepada publik.
“Yang jelas kasus ini menjadi perhatian serius Polres Sukabumi,” tegas Samian. (*)
Editor : Mia















