Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 14 Apr 2022 16:04 WIB

Buntut Kasus Dugaan Asusila, Warga Gelar Protes Tuntut Kades Wargasari Mundur dari Jabatannya


					IMG 20220414 WA0003 copy 354x265 Perbesar

IMG 20220414 WA0003 copy 354x265

JENTERANEWS.com -Kepala Desa Wargasari, Kadupandak, Kabupaten Cianjur inisial ‘J’ dituntut warganya untuk mundur dari jabatannya. Dalam aksi tersebut, Camat Kudupandak dan Polsek beserta Koramil langsung terjun ke kantor Desa Wargasari, demi menjaga kondusifitsa. Kamis 14 April 2022

Aksi protes tersebut merupakan buntut dari peristiwa penggerebekan Kepala Desa Wargasari yang tengah bertindak asusila di salah satu penginapan di kawasan Sagaranten kabupaten Sukabumi.

Baca Juga:   Tegas Terapkan Prokes Dalam Penyaluran BLT DD Sudajaya Girang Sukabumi

Tuntutan itu digelar dalam aksi demo ke Kantor Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak dengan membawa sejumlah spanduk bertuliskan penilaian terhadap kepala desa yang di duga melakukan tindakan asusila terhadap istri stafnya.

Berbagai tulisan dalam sepanduk yang di bawa warga “Copot Kades Cabul ,” ada juga tulisan “Yth Bapak Kades, lebih baik mundur teratur, daripada mundur digusur,” dan banyak lagi tulisan yang tujuannya menuntut kades mundur dari jabatannya.

Baca Juga:   Sopir kurang Konsentrasi, Truk Hino Wing Box Terperosok Menutup Lintasan Kereta Apai Sukabumi - Bogor

Di sisi lain, wakil ketua BPD, Rudi, menampung segala aspirasi warga Wargasari, yang melakukan aksi di kantornya.

“Saya menampung aspirasi saudara-saudara semua, nanti saya sampaikan ke Bupati Cianjur bersama pak Camat.” Kata Rudi

Mediasi warga desa Wargasari yang menuntut Kades Wargasari mundur dari jabatannya. Kamis 14/4/2022

Camat Kadupandak Kecamatan Cianjur  Ahmad Riadi, bergegas bertindak dan melakukan memediasi antara warga dan kepala desa terkait, lantaran untuk menurunkan kepala desa harus melalui sejumlah proses.

Baca Juga:   Kunjungan Pengawas Bina & Penilik Pantau UN, SDN Karangbentang Cikarang

Menurutnya, hasil dari audiensi yang dilakukan ini akan secepatnya disampaikan kepada Bupati Cianjur.

Terkait tuntutan pemberhentian Kades dirinya tidak mempunyai kewenangan melakukan hal itu karena camat sifatnya hanya melakukan pembinaan.

“Kami ini kan sifatnya pembinaan, ya. Aspirasi masyarakat kita sampaikan nanti ke pimpinan, kan gitu,” jelasnya..(*)

Artikel ini telah dibaca 1,031 kali

Baca Lainnya

Penampilan Baru Geyser Cisolok Menuju Destinasi Wisata Yang Indah, Nyaman, Dan Mengesankan

23 Juni 2024 - 20:54 WIB

Penampilan Baru Geyser Cisolok Menuju Destinasi Wisata Yang Indah, Nyaman, Dan Mengesankan

Monitoring di Cikakak Pemkab Sukabumi Targetkan Angka Stunting Turun Menjadi 14%,

22 Juni 2024 - 13:02 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Agenda Penyampaian Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi

21 Juni 2024 - 20:39 WIB

Rapat Paripurna Dprd, Agenda Penyampaian Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi

Wakil Bupati Sukabumi Mendukung Upaya Pencegahan Stunting Secara Serentak Sebagai Bagian Dari Visi Indonesia Emas 2045.

21 Juni 2024 - 15:28 WIB

Wakil Bupati (Wabup) Mendukung Upaya Pencegahan Stunting Secara Serentak Sebagai Bagian Dari Visi Indonesia Emas 2045.

Pisah Sambut Kajari, Bupati Marwan Menekankan Pentingnya Sinergitas Dalam Mewujudkan Visi Misi Kabupaten Sukabumi

21 Juni 2024 - 09:10 WIB

Pisah Sambut Kajari, Bupati Marwan Menekankan Pentingnya Sinergitas Dalam Mewujudkan Visi Misi Kabupaten Sukabumi

Tingkatkan Layanan Informasi Publik, DKIS Kota Cirebon Melakukan Kunjungan Ke Diskominfosan Kabupaten Sukabumi

21 Juni 2024 - 03:25 WIB

Tingkatkan Layanan Informasi Publik, DKIS Kota Cirebon Melakukan Kunjungan Ke Diskominfosan Kabupaten Sukabumi
Trending di Kabar Daerah
error: Content is protected !!