Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 1 Okt 2025 08:46 WIB

Capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sukabumi Dipuji Kemenko PMK


					Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Karakter dan Kerukunan Umat Beragama di Pendopo Sukabumi, Selasa (30/9/2025). Acara ini menjadi wadah apresiasi Kemenko PMK terhadap Kabupaten Sukabumi yang sukses menjaga kerukunan dengan prinsip silih asih, silih asah, silih asuh. Perbesar

Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Karakter dan Kerukunan Umat Beragama di Pendopo Sukabumi, Selasa (30/9/2025). Acara ini menjadi wadah apresiasi Kemenko PMK terhadap Kabupaten Sukabumi yang sukses menjaga kerukunan dengan prinsip silih asih, silih asah, silih asuh.

JENTERANEWS.com — Pemerintah Kabupaten Sukabumi menuai apresiasi tinggi dari pemerintah pusat atas capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama yang berada di atas rata-rata nasional.

Pujian tersebut disampaikan langsung oleh Profesor Warsito, Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jatidiri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), saat kunjungan kerja di Sukabumi, Selasa (30/9/2025).

“Harus banyak belajar ke Sukabumi. Capaian (indeks kerukunan) di Sukabumi ini membanggakan secara nasional,” ujar Profesor Warsito saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Karakter dan Kerukunan Umat Beragama untuk SDM Pendidikan di Pendopo Sukabumi.

Meskipun secara faktual Kabupaten Sukabumi sempat menghadapi sejumlah insiden, kesigapan penanganan yang dilakukan pemerintah daerah dinilai sangat efektif. Profesor Warsito menekankan bahwa musyawarah merupakan solusi utama yang diterapkan, diperkuat dengan nilai-nilai toleransi, kerjasama, dan kesetaraan berbicara.

“Kabupaten Sukabumi pun harus berbangga hati dengan adanya istilah silih asih, silih asah, dan silih asuh yang benar-benar dipraktekan,” tambahnya, merujuk pada filosofi Sunda yang bermakna saling mengasihi, saling mengasah ilmu, dan saling mengasuh atau membina.

Kunci Sukses: Musyawarah dan Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam kesempatan Rakor tersebut, Deputi Kemenko PMK secara khusus meminta masukan dan umpan balik dari para tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat Sukabumi. Hal ini sebagai upaya pembelajaran praktik terbaik dalam menjaga harmoni sosial.

“Kami mengapresiasi dan tentunya ingin meminta feedback masukan dari tokoh agama, adat dan lainnya dari Sukabumi,” pinta Profesor Warsito.

Menanggapi apresiasi tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, membenarkan bahwa musyawarah menjadi kunci utama dalam setiap penanganan berbagai isu di daerahnya. Selain itu, langkah strategis yang konsisten diterapkan adalah kolaborasi lintas sektor.

“Kami kolaborasi dengan lintas sektor untuk mengantisipasi berbagai hal. Seperti dengan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat,” pungkas Sekda Ade Suryaman, menegaskan komitmen Pemkab Sukabumi dalam mempertahankan dan terus memperkuat capaian kerukunan umat beragama yang telah diakui secara nasional. (*)

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana