Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 10 Apr 2022 16:00 WIB

Cegah Kerumunan Alun Alun Cianjur Ditutup, Warga Mengeluh Tak Bisa Ngabuburit


					IMG 20220409 140842 copy 430x235 Perbesar

IMG 20220409 140842 copy 430x235

JENTERANEWS.com – Sebagai upaya mencegah kerumunan warga saat ngabuburit dan aktivitas lainnya yang dapat menimbulkan penularan COVID-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, menutup Taman Alun-Alun Cianjur selama Bulan Puasa Ramadhan 1443 Hijriah

Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan “penutupan Taman Alun-alun Cianjur selain untuk mencegah kerumunan juga untuk di lakukan pemeliharaan supaya nanti saat Lebaran dapat dipergunakan Shalat Idul Fitri oleh warga dari berbagai wilayah.

Penutupan Taman Alun-alun Cianjur tersebut diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo.

“karena pandemi masih terjadi meski penularan sudah nol kasus, namun antisipasi tetap harus dilakukan, untuk itu kami mohon agar masyarakat memahami dan memakluminya. Harapnya, Sabtu (9/4/2022)

Setelah hari lebaran taman tersebut akan di buka kembali namun para pengunjung harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan di pastikan sudah di vaksin.

Meski dinyatakan ditutup, namun sebagian besar warga tetap mendatangi Alun-Alun Cianjur untuk ngabuburit.

Tidak semua warga setuju dengan penutupan Taman Alun-alun itu, mereka berharap taman tersebut tetap dibuka, karena keberadaannya untuk memberikan kebahagiaan masyarakat.

“Sejak saya masih kecil sampai sekarang saya punya cucu, taman alun-alun merupakan tempat favorit masyarakat Cianjur dari berbagai wilayah apalagi selama Bulan puasa masyarakat biasa melakukan kegiatan ngabuburit “kata Supendi (72), warga Cianjur

“Selama dua tahun di masa pandemi ini, Taman Alun-alun ditutup meski sempat dibuka untuk umum, namun kembali ditutup, saya harap taman tersebut segera di buka dan pandemi Covid-19 cepat berakhir” Kata Supendi..(*)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Soroti Regulasi Kawasan Kumuh: Dinilai Jadi Batu Sandungan Pemerataan Infrastruktur Desa

27 Maret 2026 - 20:17 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, memberikan keterangan kepada media mengenai kebijakan penetapan kawasan kumuh yang dinilai membatasi pemerataan pembangunan infrastruktur, Jumat (27/3/2026).
Trending di Kabar Daerah