Menu

Mode Gelap

Bencana · 20 Agu 2025 08:55 WIB

Diterjang Cuaca Ekstrem, Bangunan MDTA di Gunungguruh Sukabumi Ambruk


					Puing-puing bangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang ambruk setelah diterjang hujan deras dan kondisi material yang lapuk di Kampung Ciburial, Desa Gunungguruh, Sukabumi, Selasa malam (19/8/2025). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Perbesar

Puing-puing bangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang ambruk setelah diterjang hujan deras dan kondisi material yang lapuk di Kampung Ciburial, Desa Gunungguruh, Sukabumi, Selasa malam (19/8/2025). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

JENTERANEWS.com – Sebuah bangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Kampung Ciburial RT 58/RW 11, Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada Selasa malam (19/8/2025). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur sejak sore, diperparah dengan kondisi material bangunan yang sudah lapuk.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut, karena bangunan dalam keadaan kosong saat kejadian. Namun, satu unit bangunan madrasah hancur dan mengalami kerusakan berat.

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Solihin dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Gunungguruh, cuaca ekstrem menjadi faktor utama penyebab runtuhnya bangunan lembaga pendidikan agama tersebut.

“Kronologisnya akibat hujan yang turun dari sore sampai malam hari. Kondisi ini diperparah karena material bangunan yang sudah lapuk tidak mampu lagi menahan beban dan terjangan air,” jelas Solihin dalam laporannya, Selasa malam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan segera melakukan koordinasi untuk penanganan di lokasi bencana. Sejumlah personel dari berbagai instansi terkait, termasuk TAGANA, P2BK, Satpol PP, Pemerintah Desa Gunungguruh, Babinkamtibmas, Babinsa, dan TKSK, telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen awal.

Pasca-kejadian, warga sekitar menunjukkan semangat solidaritas yang tinggi. Mereka secara swadaya langsung bergerak melakukan gotong royong untuk membersihkan puing-puing bangunan.

“Kondisi terkini di lokasi, warga sedang bergotong royong menurunkan sisa genting dan membersihkan material bangunan yang runtuh,” tambah Solihin.

Akibat kerusakan total pada bangunan, aktivitas belajar mengajar di MDTA tersebut dipastikan akan terhenti. Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah material bangunan untuk dapat segera membangun kembali sarana pendidikan tersebut agar anak-anak dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman. Sementara itu, total kerugian material akibat bencana ini masih dalam proses perhitungan oleh tim di lapangan.(*)


Kor : Fajar

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Brimob Polda Jabar Cek Jembatan Putus Penghubung Desa Cidadap–Loji di Sukabumi

2 Desember 2025 - 13:58 WIB

Ditinggal Melayat Tetangga, Rumah Panggung Ibu Siti di Sukabumi Ludes Terbakar

27 November 2025 - 19:34 WIB

Sepeda Motor Mahasiswa UMMI Raib di Depan Masjid, Pelaku Diduga Beraksi Cepat

26 November 2025 - 10:38 WIB

Tebing 20 Meter Longsor di Ciemas Sukabumi, Dua Jalur Utama Terputus

11 November 2025 - 12:20 WIB

Sungai Ciletuh Meluap, Banjir Kepung Mandrajaya Sukabumi, Akses Jalan Tertutup Total

11 November 2025 - 12:01 WIB

Sungai Ciletuh Meluap, Banjir Kepung Mandrajaya Sukabumi, Akses Jalan Tertutup Total

Diterjang Banjir Rob dan Gelombang Tinggi, TPI Ujunggenteng Sukabumi Terancam Ambruk

11 November 2025 - 11:54 WIB

Diterjang Banjir Rob dan Gelombang Tinggi, TPI Ujunggenteng Sukabumi Terancam Ambruk
Trending di Bencana