JENTERANEWS.com – Musibah tak terduga menimpa Ibu Siti (65), seorang warga di Kampung Cigentong, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi. Rumah panggung miliknya hangus dilalap si jago merah pada Selasa (26/11/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Seluruh bangunan rata dengan tanah saat pemilik rumah dan kedua anaknya, Wanda dan Wandi, sedang tidak berada di tempat.
Diduga Akibat Korsleting Penanak Nasi
Kepala Desa Sekarsari, Awan, membenarkan kejadian yang menimpa warganya tersebut. Menurut keterangan saksi dan hasil peninjauan awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik dari perangkat penanak nasi yang ditinggal dalam keadaan menyala.
Karena rumah korban mayoritas terbuat dari kayu (rumah panggung), kobaran api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian rumah tanpa menyisakan harta benda.
“Dugaan sementara, api berasal dari rice cooker yang korslet dan langsung membakar rumah karena seluruhnya berbahan kayu. Untungnya, saat kejadian, Ibu Siti dan anak-anaknya sedang tidak di rumah karena melayat tetangga yang meninggal,” ujar Awan.
Kesigapan Warga dan Damkar Mencegah Perambatan
Meski api melalap habis bangunan utama, berkat kesigapan warga setempat, api berhasil dilokalisir agar tidak merambat ke rumah-rumah lain di permukiman padat tersebut.
Proses pemadaman dilakukan melalui gotong royong warga yang dipimpin oleh Ketua RT dan Kepala Dusun, didukung respons cepat dari Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Jampangkulon.
“Berkat gotong royong warga, ditambah respons cepat Unit Damkar Jampangkulon, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam, meskipun lokasi Damkar cukup jauh dari lokasi kejadian,” tambahnya.
Kerugian Puluhan Juta, Korban Diungsikan
Dalam musibah ini, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian material yang dialami Ibu Siti diperkirakan mencapai Rp65 juta.
Pemerintah setempat segera bertindak cepat menindaklanjuti musibah ini. Laporan yang diterima pukul 17.40 WIB langsung ditindaklanjuti dengan peninjauan lokasi atas instruksi Camat. Sekretaris Kecamatan Jampangkulon bersama unsur Tagana, PKH, dan PMI Kalibunder langsung bergerak ke lokasi untuk memberikan bantuan.
Saat ini, Ibu Siti bersama kedua anaknya telah dievakuasi sementara ke rumah kerabat terdekat. Pemerintah Desa Sekarsari dan Kecamatan Jampangkulon memastikan akan terus memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga korban. (*)
Editor : Mia















