Menu

Mode Gelap

Sosial · 20 Des 2023 17:38 WIB

DPK KNPI dan Ormas PP Cidadap Sambangi Rumah Warga Miskin Dan Penyandang Disabilitas


					DPK KNPI dan Ormas PP Cidadap saat mengunjungi rumah Nasep Penyandang disabilitas di Kp. Tanahdesa Desa/Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi. Perbesar

DPK KNPI dan Ormas PP Cidadap saat mengunjungi rumah Nasep Penyandang disabilitas di Kp. Tanahdesa Desa/Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Dewan Pengurus Kecamatan KNPI Kecamatan Cidadap bersama PAC PP Kecamatan Cidadap, mengunjungi dan memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas yang hidup dibawah garis kemiskinan di Cidadap.

Kunjungan ini dilakukan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya penyandang disabilitas atau cacat pisik setelah mengalami kecelakaan 7 Tahun silam.

Sansan, Pengurus KNPI Kecamatan Cidadap mengatakan dirinya merasa prihatin melihat kondisi Nasep Supriatna (40) yang cacat pisik setelah mengalami kecelakaan beberapa tahun lalu.

“Nasep, ini dulu sempat menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga, dia bekerja sebagai penyadap kelapa, namun sudah 7 tahun ini hanya terbaring lemah mengharap belas kasihan orang lain,” kata Sansan

Kini ia tinggal bersama ibunya dengan keadaan yang serba kesusahan, di kampung Tanahdesa Rt 01 Rw 02 Desa Cidadap Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi.

“Selama ini, ibunya yang menjadi tulang punggung keluarga sebagai buruh serabutan, itupun kalau ada yang memperkerjakannya,” lanjut Sansan

Sementara Ketua PAC PP Kecamatan Cidadap Misbah, menambahkan selain dengan kondisi cacat pisik dan serba kekurangan, Nasep ini menempati rumah yang nyaris roboh.

“Mereka menempati rumah yang memang jauh dari kata layak. Lantai rumah masih berupa bambu yang sebagian sudah keropos. Sementara bagian atap bolong di beberapa bagian. Sedangkan dinding bambu sudah lapuk dan terlihat miring,” ungkap Misbah.

“Mudah-mudahan, bantuan ini, bisa meringankan beban hidup mereka. Semoga selain bantuan ini, ada juga bantuan-bantuan dari para dermawan atau pihak terkait lainnya,” ujarnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Semua Puskesmas Serentak Gelar Khitanan Massal, Meriahkan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi

26 September 2025 - 09:04 WIB

Sebanyak 10 anak di wilayah Kecamatan Cidadap mendapatkan layanan Khitanan Massal gratis di Puskesmas Cidadap, Jumat (26/9/2025). Program ini merupakan bagian dari aksi sosial serentak seluruh Puskesmas di Kabupaten Sukabumi, menandai peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155 dan memperkuat komitmen pelayanan kesehatan masyarakat.

LSM Dampal Jurig Santuni Janda Disabilitas di Zona Merah Sukabumi, Klarifikasi Berita Viral dan Janjikan Bantuan Lanjutan

22 September 2025 - 13:36 WIB

Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada Ibu Kartin (40) di kediamannya di Kampung Suradita, Gegerbitung, Sukabumi, Minggu (21/9/2025).

Ribuan Paket Daging Kurban dari Turki Dibagikan di Kecamatan Sagaranten, Kuota Disalurkan Melalui Pemerintah Desa

19 September 2025 - 19:26 WIB

Ribuan Paket Daging Kurban dari Turki Dibagikan di Kecamatan Sagaranten, Kuota Disalurkan Melalui Pemerintah Desa

Sinergi Lintas Sektor, Pemerintah Tangani Kasus Gizi Buruk di Desa Padasenang

28 Agustus 2025 - 13:17 WIB

Jajaran Pemerintah Kecamatan Cidadap, Desa Padasenang, dan tim kesehatan berdialog langsung dengan keluarga anak penderita gizi buruk. Kunjungan gabungan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menuntaskan masalah kesehatan dan sosial di tingkat desa.

Sinergi Lintas Sektor Hijaukan Lahan Kritis di Cidadap Melalui Penanaman Bambu

13 Agustus 2025 - 13:54 WIB

Camat Cidadap, Azwar Fauzi ABD Mufti S.STP., M.Si (tengah), secara simbolis menanam bibit bambu di lahan kritis Kampung Datar Nangka, Desa Mekartani. Aksi ini merupakan bagian dari program mitigasi bencana dan edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Ditolak Ayah Kandung dan Ibu, Nasib Bocah 11 Tahun di Sukabumi Terkatung-katung

3 Juli 2025 - 20:24 WIB

Suasana saat Rio (tengah) didampingi berbagai pihak di Nagrak, Sukabumi, Kamis (3/7/2025). Nasib bocah 11 tahun ini masih belum menentu setelah ditolak oleh keluarganya dan kini menunggu keputusan penempatan dari pihak Griya Ramah Anak.
Trending di Sosial