Menu

Mode Gelap

Bencana · 15 Agu 2025 14:30 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Parungkuda Sukabumi, Satu Rumah Warga Terancam


					SATU RUMAH TERANCAM: Kondisi tebing yang longsor di Kampung Pamatutan Tengah, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (14/8/2025). Bencana yang dipicu hujan deras ini mengancam satu unit rumah warga yang dihuni oleh satu keluarga dengan empat jiwa. Perbesar

SATU RUMAH TERANCAM: Kondisi tebing yang longsor di Kampung Pamatutan Tengah, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (14/8/2025). Bencana yang dipicu hujan deras ini mengancam satu unit rumah warga yang dihuni oleh satu keluarga dengan empat jiwa.

JENTERANEWS.com Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Sukabumi mengakibatkan bencana tanah longsor di Kampung Pamatutan Tengah RT 54/22, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam, 13 Agustus 2025, sekitar pukul 18.30 WIB.

Longsor berasal dari tebing setinggi tiga meter yang berada persis di samping rumah warga. Material longsor dengan panjang enam meter dan lebar 1,5 meter tersebut kini mengancam satu unit rumah milik Astagina, yang dihuni oleh satu kepala keluarga (KK) terdiri dari empat jiwa.

Petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Parungkuda, Hamdan Ramadhan, dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (14/8/2025), menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

“Beruntung tidak ada korban jiwa. Kondisi rumah saat ini masih bisa dihuni, namun kami mengimbau penghuni untuk tetap waspada karena situasi masih mengancam,” ujar Hamdan.

Menindaklanjuti laporan, tim gabungan segera turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan upaya penanganan awal. Tim terdiri dari personel Tagana, TNI/Polri, aparat Kecamatan Parungkuda, pemerintah desa, P2BK (Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan), KNPI, Karang Taruna, relawan Parungkuda Quick Response, serta dibantu oleh warga setempat.

Menurut Hamdan, penanganan lebih lanjut memerlukan sejumlah kebutuhan mendesak untuk mencegah longsor susulan dan melindungi rumah terdampak.

“Kebutuhan mendesak di lokasi saat ini meliputi bronjong untuk membangun dinding penahan longsor, terpal untuk menutup area rawan, serta bantuan sandang dan pangan bagi keluarga yang terdampak,” pungkasnya. (*)

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 119 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana