JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi dalam beberapa hari terakhir telah mengakibatkan bencana tanah longsor di sejumlah titik. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Novian Rahmat, mengkonfirmasi bahwa longsor terjadi di tiga kecamatan, yaitu Cikondang, Citamiang, Cikole, dan Lembursitu.
Tidak hanya di pemukiman warga, longsor juga terjadi di sepanjang jalan nasional Sukabumi-Palabuhanratu, tepatnya di Jalan Raya Bojonggaling. Material longsor menutup total akses jalan, sehingga arus lalu lintas dari kedua arah terhambat. Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan pemerintah setempat telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi material longsor.
Selain longsor, cuaca ekstrem juga menyebabkan satu rumah di Kampung Cikundulhilir mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terjangan angin kencang.
Kondisi tanah yang labil akibat hujan deras yang terus-menerus menjadi penyebab utama terjadinya bencana longsor. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian materiil akibat kerusakan rumah dan infrastruktur masih dalam tahap pendataan.
BPBD Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana. Warga dihimbau untuk segera melaporkan jika terjadi bencana atau potensi bencana di lingkungan sekitar.
Pemerintah Kota Sukabumi bersama dengan instansi terkait terus berupaya melakukan penanganan terhadap bencana yang terjadi. Selain melakukan evakuasi material longsor dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak, BPBD juga telah menyiagakan personel untuk melakukan pemantauan dan penanganan bencana lebih lanjut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi dalam beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mengikuti arahan dari pemerintah setempat.
Bencana alam seperti longsor merupakan fenomena alam yang sulit diprediksi. Namun, dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, kita dapat meminimalkan dampak buruk yang ditimbulkan oleh bencana.(*)















