Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 12 Okt 2025 09:41 WIB

Identitas Masih Misteri, Kapolsek Purabaya Ungkap Ciri-Ciri Jasad Pria di Sungai Cikaso


					Tim gabungan Polsek Purabaya bersama tenaga kesehatan dan warga mengevakuasi jasad pria tanpa identitas (Mr. X) dari aliran Sungai Cikaso, Lewi Mariuk, Sukabumi, pada Sabtu (11/10). Jasad tersebut dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk kepentingan otopsi dan identifikasi. Perbesar

Tim gabungan Polsek Purabaya bersama tenaga kesehatan dan warga mengevakuasi jasad pria tanpa identitas (Mr. X) dari aliran Sungai Cikaso, Lewi Mariuk, Sukabumi, pada Sabtu (11/10). Jasad tersebut dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk kepentingan otopsi dan identifikasi.

JENTERANEWS.com – Warga Kampung Jabir, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, digemparkan dengan penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas (Mr. X) yang mengambang di aliran Sungai Cikaso pada Sabtu (11/10/2025) petang. Jasad tersebut pertama kali ditemukan dalam posisi tertelungkup oleh seorang warga yang baru pulang dari memancing.

Kapolsek Purabaya, IPTU Ruskan Hermawan, S.H., dalam keterangannya menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 18.00 WIB. “Kami langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian setelah mendapat informasi mengenai penemuan mayat di aliran Sungai Cikaso, tepatnya di Lewi Mariuk,” ujar Kapolsek.

Penemuan bermula saat seorang saksi mata, Sarmo (40), dalam perjalanan pulang menyusuri sungai sekitar pukul 16.30 WIB. Dari jarak sekitar 50 meter, ia melihat sebuah objek yang menyerupai tubuh manusia mengapung di tengah sungai.

“Saksi pertama tidak berani mendekat karena penasaran bercampur takut. Ia kemudian segera memberitahukan hal ini kepada rekannya, Hendi (60), dan warga lainnya,” jelas IPTU Ruskan.

Setelah memastikan bahwa objek tersebut adalah jasad manusia, warga bersama-sama melaporkannya ke pihak berwenang. Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Purabaya, tenaga kesehatan dari Puskesmas Purabaya, aparat desa, dan warga setempat segera bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Proses evakuasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Purabaya berhasil mengangkat jasad korban dari sungai. Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan di lokasi oleh tim Polsek dan tenaga kesehatan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kondisi jasad masih utuh. Dari pemeriksaan luar, tidak ada luka bekas penganiayaan yang terlihat,” tambah Kapolsek.

Adapun ciri-ciri jasad pria malang tersebut adalah sebagai berikut:

  • Usia: Diperkirakan sekitar 40 tahun.
  • Pakaian: Mengenakan kaos pendek berwarna biru dan celana training pendek berwarna hitam.
  • Ciri Fisik: Rambut lurus, kulit sawo matang, dengan perawakan sedang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak keluarga yang datang untuk mengenali atau melaporkan kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut.

Setelah proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) selesai sekitar pukul 22.40 WIB, jasad Mr. X langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Pihak Polsek Purabaya juga telah berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) dan Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Sukabumi untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kami masih terus berupaya mencari tahu identitas korban dan mencari keberadaan keluarganya,” tegas IPTU Ruskan Hermawan.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang telah disebutkan untuk segera melapor ke Polsek Purabaya atau kantor polisi terdekat guna membantu proses identifikasi.(*)


Reporter: Oto Iskandar

Artikel ini telah dibaca 43 kali

Baca Lainnya

Tebaran Ancaman Celurit di Aspal Nagrak: Tiga Pelajar Tak Berdosa Jadi Korban Kebrutalan Geng Motor

12 Juni 2026 - 18:12 WIB

Saksi Bisu Malam Berdarah: Sejumlah warga berkumpul dengan raut tegang di sekitar lokasi kejadian di Kampung Pamuruyan RT 04/01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, tak lama setelah aksi penyerangan brutal geng motor bersenjata tajam yang melukai tiga orang pelajar, Kamis (11/6/2026) malam.

DPRD Kabupaten Sukabumi Sahkan Dua Raperda Strategis, Perkuat Tata Kelola Lahan dan Sektor Perhubungan Daerah

12 Juni 2026 - 18:02 WIB

Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar menunjukkan berkas naskah persetujuan bersama dua Raperda strategis dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (8/6/2026). Melalui ketukan palu dewan, regulasi mengenai tata kelola tanah telantar dan penyelenggaraan perhubungan ini resmi disepakati untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah.

Bentrok Berdarah Pelajar di Sukabumi, Tiga Remaja Terluka Usai Saling Serang Menggunakan Senjata Tajam

12 Juni 2026 - 12:02 WIB

LAPORAN KHUSUS: Merobek Tirai Skandal Dapur Perintis MBG, Kala Janji Manis Berujung Utang Ratusan Miliar

12 Juni 2026 - 11:29 WIB

Ahmad Yazdi, kuasa hukum H Munjayin pengusaha Sukabumi (tengah) dan Jabar Wukuf kuasa hukum lainnya dalam konferensi pers pada Sabtu (7/6/2026) l

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pedagang Ikan Keliling Diringkus Polres Sukabumi

12 Juni 2026 - 11:14 WIB

Ilustrasi

Pemkab Sukabumi Gelar Evaluasi JKN, Pastikan Warga Kurang Mampu Tetap Terjamin

12 Juni 2026 - 11:03 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memimpin rapat evaluasi keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersama jajaran dinas terkait di Sukabumi, Kamis (11/6/2023).
Trending di Sukabumi