Menu

Mode Gelap

Bencana · 14 Apr 2025 11:00 WIB

Jembatan Darurat di Sukabumi Roboh Diterjang Banjir, Akses Kendaraan Roda Empat Terputus


					Jembatan darurat di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, tampak hancur dan bergeser akibat terjangan banjir Sungai Cidadap yang meluap pada Senin (14/4/2025). Perbesar

Jembatan darurat di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Sukabumi, tampak hancur dan bergeser akibat terjangan banjir Sungai Cidadap yang meluap pada Senin (14/4/2025).

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi sejak Minggu malam (13/4/2025) hingga Senin pagi (14/4/2025) menyebabkan jembatan darurat di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, ambruk. Jembatan yang menjadi jalur alternatif vital bagi warga dan kendaraan itu tak mampu menahan terjangan luapan Sungai Cidadap.

Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan betapa dahsyatnya amukan air sungai. Jembatan darurat tampak bergeser dari posisi semula dan hancur berkeping-keping akibat arus deras yang membawa material kayu dan berbagai sampah. Kondisi ini semakin memperparah kerusakan struktur jembatan.

Staf lapangan PJN 2.3 Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Andri, yang ditemui di lokasi, menegaskan bahwa jembatan darurat saat ini tidak aman untuk dilalui kendaraan roda empat. “Untuk sementara, jembatan darurat kami tutup karena kondisi cuaca masih hujan dan air sungai sangat deras. Ini bisa membahayakan pengguna jalan,” ujarnya kepada awak media.

Andri menjelaskan lebih lanjut bahwa jembatan tersebut tidak sepenuhnya roboh, melainkan mengalami pergeseran yang cukup signifikan akibat tekanan air sungai yang meluap sekitar pukul 21.00 WIB malam sebelumnya. “Banyak kayu terbawa arus sehingga menyebabkan struktur jembatan bergeser,” imbuhnya.

Akibatnya, akses bagi kendaraan roda empat melalui jembatan darurat terputus total. Sementara itu, petugas bersama warga setempat terlihat bahu-membahu mengatur lalu lintas kendaraan roda dua agar menggunakan jembatan utama sebagai jalur alternatif. Alat berat milik Kementerian PU juga tampak siaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dan membantu proses penanganan.

Meskipun demikian, Andri memberikan kelonggaran bagi kendaraan dengan kepentingan mendesak untuk tetap melintasi jembatan utama di wilayah Cidadap. “Untuk kendaraan yang sifatnya urgent boleh masuk lewat jembatan (utama) Cidadap,” pungkasnya.

Insiden ini tentu menjadi perhatian serius dan diharapkan pihak terkait segera mengambil langkah-langkah perbaikan agar akses transportasi bagi masyarakat dapat kembali normal secepatnya. Warga diimbau untuk tetap berhati-hati mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.(*)

Laporan: Ridwan

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana