Menu

Mode Gelap

News · 23 Agu 2024 13:50 WIB

Keluarga Yeni Nuryani TKW Asal Cidadap Yang Pulang Tanpa Dibayar Gajinya Dalam Kondisi Depresi Minta Pengawalan LAI Untuk Mendapatkan Haknya


					Keluarga Yeni Nuryani TKW Asal Cidadap Yang Pulang Tanpa Dibayar Gajinya Dalam Kondisi Depresi Minta Pengawalan LAI Untuk Mendapatkan Haknya Perbesar

JENTERANEWS.com – Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Arab Saudi, Yeni Nuryani (38), mengalami nasib tragis setelah pulang ke tanah air dalam keadaan depresi. Hal ini diduga sering mendapat siksaan dan  tidak dibayarkannya gaji selama 12 bulan oleh majikannya. Keluarga Yeni pun meminta bantuan dari Lembaga Aliansi Indonesia untuk memperjuangkan hak gajinya.

Ketua Lembaga Aliansi Indonesia DPC Kabupaten Sukabumi, Ruswandi, menjelaskan bahwa pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab depresi yang dialami oleh Yeni, yang baru saja dipulangkan.

“Kami belum mendapatkan informasi jelas mengenai penyebab depresi Yeni Nuryani, TKW asal Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi. Keluarga yang melaporkan kepada kami untuk membantu mengurus hak gajinya yang belum dibayarkan setelah bekerja selama satu tahun di Timur Tengah,” ungkap Ruswandi pada Jumat (23/8/2024).

Ia menambahkan bahwa berdasarkan keterangan dari keluarga, Yeni pulang dalam keadaan depresi dan sulit berkomunikasi. Yeni mengaku sering mengalami penyiksaan dari majikannya, sehingga keluarga memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit.

Keluarga sebelumnya berharap agar Yeni dapat meningkatkan kondisi ekonomi mereka, namun kenyataannya ia pulang dalam keadaan sakit dan tanpa membawa uang yang seharusnya menjadi haknya.

Sementara itu, kakak Yeni, Dedi, berharap melalui Lembaga Aliansi Indonesia dapat membantu adiknya untuk pulih dan mendapatkan hak adiknya yang belum dibayarkan. Dedi menegaskan bahwa adiknya berangkat dalam kondisi sehat dan normal, dan ia ingin agar Yeni bisa kembali seperti semula.

“Kami juga menuntut agar perusahaan yang memberangkatkan dan majikan Yeni Nuryani bertanggung jawab, sehingga adik saya bisa sembuh dan gajinya segera dibayarkan. Kami juga berharap ada bantuan dari pemerintah terkait musibah yang dialami adik kami ini,” ujarnya.

Dedi menambahkan bahwa Yeni berangkat sebagai TKI ke Arab Saudi dengan harapan dapat membantu ekonomi keluarga, terutama setelah kedua orang tua mereka meninggal dunia. Ia juga mencurigai ada yang tidak beres karena selama dua tahun terakhir, adiknya tidak bisa dihubungi.

“Kami berharap ada bantuan dari semua pihak, karena adik kami berangkat dengan niat baik untuk meningkatkan ekonomi keluarga yang sulit. Namun kenyataannya, ia pulang dalam kondisi depresi dan tanpa haknya,” tutup Dedi.

Diberitakan sebelumnya, Yeni Nuryani, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) berusia 38 tahun dari Desa Padasenang, Sukabumi, pulang dari Uni Emirat Arab dalam keadaan sakit dan belum menerima gaji selama 12 bulan. Kakaknya, Dedi, menyatakan bahwa kepulangan Yeni mengejutkan keluarga karena ia dalam kondisi buruk.. Ia telah bekerja di Arab Saudi selama enam tahun, di mana pada majikan pertamanya tidak mengalami masalah.

Namun, setelah kontrak berakhir, ia dipaksa oleh agensi bekerja di majikan kedua dan hanya menerima gaji selama 36 bulan dari total 48 bulan. Selain masalah gaji, Yeni juga mengalami kekerasan fisik dari majikannya. Ia akhirnya berhasil pulang setelah terus meminta untuk kembali ke kampung halaman. (*)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Perkuat Tata Kelola dan Keamanan Pangan MBG, Wakil Bupati Sukabumi Hadiri Rapat Konsolidasi Regional

14 Oktober 2025 - 07:29 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, saat menghadiri Rapat Konsolidasi Regional Peningkatan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di SICC Sentul, Bogor, Senin (13/10/2025).

Sebut Wartawan “Abal-abal” dan “Pencari Receh”, Pemilik Akun Facebook Dadang Hermawan Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

9 Oktober 2025 - 14:45 WIB

Tangkapan layar video Dadang Hermawan saat menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf terbuka kepada seluruh insan pers, Kamis (9/10/2025).

Final Voli di Tegalbuleud Sukabumi Ricuh, Penonton Bakar Arena Pertandingan

3 Juli 2025 - 23:11 WIB

Sejumlah penonton membakar meja dan kursi panitia di tengah arena Grand Final Tahu Bulat Cup di Tegalbuleud, Sukabumi, Kamis (3/7/2025) malam. Amuk massa ini dipicu oleh ketidakhadiran salah satu tim finalis yang membuat pertandingan batal digelar.

Dedi Mulyadi Dukung Penuh Razia Pesantren Ilegal untuk Hentikan Kekerasan Seksual

28 Juni 2025 - 19:21 WIB

Dengan raut wajah serius, Dedi Mulyadi menjelaskan bahaya pesantren ilegal yang menjadi sarang predator anak saat ditemui di Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (28/6/2025).

Tolak PHK, Ratusan Karyawan PT Coin Baju Global Geruduk Pabrik di Cicurug

12 Juni 2025 - 17:07 WIB

Ratusan karyawan PT Coin Baju Global yang tergabung dalam FSB KIKES KSBSI melakukan aksi unjuk rasa di depan pabrik, Jalan Cimelati, Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (12/6/2025). Mereka menolak kebijakan perusahaan yang akan memberhentikan karyawan dengan masa kerja lima tahun dan menuntut untuk diangkat menjadi karyawan tetap.

Penemuan Dramatis di Sagaranten: Pria Diduga ODGJ Ditemukan Telanjang dengan Luka Parah oleh Camat

12 Juni 2025 - 16:34 WIB

Seorang pria tanpa identitas ditemukan tergeletak lemas dan tanpa busana di area semak-semak Cekdam, Desa Datarnangka, Sagaranten, Kamis (12/6/2025). Pria yang diduga mengalami gangguan jiwa ini kemudian dievakuasi oleh Forkopimcam Sagaranten untuk mendapatkan perawatan medis darurat. (Foto: Istimewa)
Trending di News