Menu

Mode Gelap

Bencana · 28 Okt 2025 13:44 WIB

Longsor Curugkembar Sukabumi: 1 Hektar Sawah Gagal Panen, Pemukiman Terancam Lumpur


					Lahan pertanian seluas satu hektar di Kampung Cikaret, Desa Bojong Tugu, Curugkembar, tertimbun material longsor pada Kamis (23/10/2025). Gagal panen tak terhindarkan, sementara lumpur susulan mengancam pemukiman warga di Kabupaten Sukabumi. Perbesar

Lahan pertanian seluas satu hektar di Kampung Cikaret, Desa Bojong Tugu, Curugkembar, tertimbun material longsor pada Kamis (23/10/2025). Gagal panen tak terhindarkan, sementara lumpur susulan mengancam pemukiman warga di Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Bencana tanah longsor melanda wilayah Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (23/10/2025) sore. Longsor yang dipicu hujan deras dan angin kencang ini menyebabkan kerugian besar di sektor pertanian dan menimbulkan ancaman serius bagi pemukiman warga.

Menurut laporan resmi Tim Pusdalops-PB BPBD Kecamatan Curugkembar, longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Kampung Cikaret, Desa Bojong Tugu.

Material longsor dilaporkan telah menimbun lahan pertanian padi seluas satu hektar, yang dipastikan menyebabkan gagal panen dan menjadi pukulan berat bagi petani setempat.

Selain merusak lahan, ancaman terbesar kini adalah pergerakan lumpur susulan. Laporan asesmen menyebutkan bahwa banyak lahan pertanian lain dan area pemukiman warga terancam oleh aliran lumpur dari lokasi longsor. “Warga sangat khawatir lumpur akan sampai ke pemukiman,” demikian bunyi laporan tersebut.

Meskipun tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi, situasi ini menciptakan keresahan. Kondisi cuaca di lokasi hingga kini masih gerimis, yang meningkatkan risiko pergerakan tanah.

Menanggapi kejadian ini, tim gabungan yang terdiri dari P2BK, perangkat Kecamatan, Posramil, Polsek, Tagana, dan TKSK telah diterjunkan untuk melakukan asesmen cepat.

Saat ini, upaya penanganan darurat difokuskan pada pembendungan aliran lumpur. Kebutuhan mendesak yang diidentifikasi adalah 700 buah karung untuk membuat tanggul darurat penahan lumpur agar tidak meluas ke rumah-rumah warga. Tim gabungan dan masyarakat bersiaga penuh untuk penanganan darurat sambil terus memantau kondisi cuaca. (*)

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 91 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Lengkong Sukabumi, Satu Rumah Warga Rusak

6 Maret 2026 - 20:13 WIB

TPT Tower di Lengkong Sukabumi Longsor Akibat Cuaca Ekstrem

6 Maret 2026 - 20:05 WIB

Matangkan Persiapan Operasi Ketupat 2026, Polres Sukabumi dan Forkopimda Ikuti Rakor Lintas Sektor Tingkat Menteri

2 Maret 2026 - 16:37 WIB

Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional Tingkat Menteri dalam rangka persiapan Operasi Ketupat 2026. Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh jajaran Polres Sukabumi, Kodim 0622, beserta jajaran Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Mapolres Sukabumi, Senin (2/3/2026).

Laporan Kebencanaan Nasional: BNPB Tangani Karhutla, Pergerakan Tanah, dan Cuaca Ekstrem

28 Februari 2026 - 19:24 WIB

Diguyur Hujan, Atap Rumah Warga di Nagrak Sukabumi Ambruk

27 Februari 2026 - 12:54 WIB

Tampak puing-puing material atap berupa bambu, kayu penyangga, dan genting yang berserakan menyusul ambruknya rumah milik Ibu Ipah di Kampung Cireundeu, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/2/2026). Bangunan ini ambruk akibat struktur kayu yang lapuk tak kuat menahan guyuran hujan. (Foto: Dok. P2BK Nagrak)

DPRD Kabupaten Sukabumi Jadikan Momentum Ngabuburit sebagai Wahana Penguatan Solidaritas dan Kepedulian Sosial

25 Februari 2026 - 10:14 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat memberikan sambutan dan memimpin dialog interaktif bersama warga dalam kegiatan silaturahmi Ramadan, Rabu (25/2/2026).
Trending di Kabar Daerah