Menu

Mode Gelap

Bencana · 6 Mar 2025 23:39 WIB

Longsor dan Banjir Lumpuhkan Jalur Kiara Dua, Ibu Hamil dan Anak Kecil Terjebak


					Material longsor menutupi ruas jalan provinsi jalur Kiara Dua, Sukabumi, Kamis (6/3/2025) malam, menyebabkan akses jalan terputus dan sebuah mobil yang membawa ibu hamil dan anak kecil terjebak Perbesar

Material longsor menutupi ruas jalan provinsi jalur Kiara Dua, Sukabumi, Kamis (6/3/2025) malam, menyebabkan akses jalan terputus dan sebuah mobil yang membawa ibu hamil dan anak kecil terjebak

JENTERANEWS.com – Bencana alam kembali melanda Kabupaten Sukabumi. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari memicu longsor di dua titik ruas jalan provinsi jalur Kiara Dua, tepatnya di Kampung Cimapag-Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kamis (6/3/2025) malam.

Longsor yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ini mengakibatkan akses jalan terputus total. Sebuah mobil yang membawa seorang ibu hamil bernama Suryati dan seorang anak kecil warga Desa Cihaur terjebak di antara dua titik longsor. Mereka sedang dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pelabuhanratu untuk keperluan rujukan medis.

“Kami terjebak, tidak bisa maju atau mundur. Longsornya cukup parah, menutupi seluruh badan jalan,” ujar seorang warga yang juga ikut terjebak.

Selain mobil yang membawa ibu hamil dan anak kecil, sejumlah kendaraan lain juga ikut tertahan akibat material longsor yang menutup jalur. Warga sekitar berupaya membantu mengevakuasi para korban yang terjebak, namun terkendala oleh kondisi cuaca yang masih hujan dan material longsor yang menutupi jalan.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kami sedang berupaya mengevakuasi ibu hamil ke puskesmas terdekat. Tim sudah di lokasi untuk melakukan penanganan,” kata Daeng.

Tidak hanya longsor, banjir juga melanda Desa Cidadap, yang juga berada di jalur Simpenan–Kiara Dua. Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi, Inspektur Polisi Dua (Ipda) M. Yanuar Fajar, mengonfirmasi kejadian tersebut.

“Pada pukul 20.30 WIB, di Desa Cidadap, jalur Simpenan–Kiara Dua, terjadi banjir yang menutup ruas jalan,” ungkap Fajar.

Fajar mengimbau para pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif. “Bagi pengendara yang hendak menuju Kiara Dua maupun sebaliknya ke arah Pelabuhanratu, disarankan menggunakan jalur Nyalindung, Cikembar, dan Warungkiara,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor dan banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi.(*)

Laporan: Ridwan Nurhuda

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BAPENDA GANDENG APARATUR KECAMATAN UNTUK OPTIMALKAN PAD KABUPATEN SUKABUMI

18 Juni 2026 - 15:50 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar memberikan arahan dalam rapat koordinasi pemetaan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama jajaran aparatur kewilayahan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2026).

Dukung Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia, Ketua DPRD Sukabumi: Ruang Bentuk Karakter Generasi Muda

18 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Budi Azhar Mutawali (tengah/kemeja putih dengan logo), berfoto bersama jajaran pengurus, panitia, dan perwakilan pemuda masjid usai memberikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana pelaksanaan Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia 2026 di Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2026). (Foto: Istimewa)

Wujudkan Generasi Emas, SPPG Neglasari Dua Sukabumi Komit Sajikan Menu Bergizi dan Higienis

18 Juni 2026 - 14:23 WIB

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purabaya di Sukabumi, Jawa Barat

Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Bogor dan Satpol PP Sukabumi Gencarkan Edukasi Lewat Operasi ASAP

18 Juni 2026 - 09:18 WIB

Narasumber dari Bea Cukai Bogor dan Satpol PP Kabupaten Sukabumi, bersama dengan pembawa acara radio, berpose di studio radio usai kegiatan sosialisasi identifikasi cukai rokok ilegal pada Rabu (17/6/26).

Kisah Pilu Ibu Mimin: Lansia Tua di Purabaya Bertahan Hidup di Gubuk Nyaris Roboh dengan Penglihatan Terbatas

17 Juni 2026 - 10:06 WIB

Ibu Mimin (60), lansia penderita katarak yang hidup sebatang kara, tampak tertunduk lesu di dalam tempat tinggalnya di Kampung Cinangka, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya. Keterbatasan penglihatan dan himpitan ekonomi memaksanya bertahan hidup dalam kondisi yang serba memprihatinkan tanpa jaminan kenyamanan di masa tuanya.

Cuaca Ekstrem Terjang Kalapanunggal Sukabumi, Empat Rumah Warga Rusak Berat

17 Juni 2026 - 07:28 WIB

Seorang petugas dari tim gabungan sedang melakukan asesmen dan meninjau langsung kondisi salah satu rumah warga yang mengalami kerusakan berat di Kampung Cingenca, Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Selasa (16/6/2026).
Trending di Sukabumi