JENTERANEWS.com – Nasib malang menimpa Muhamad Try Pamungkas (28), seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kota Sukabumi. Sepeda motor Honda Scoopy yang menjadi satu-satunya tumpuan untuk mencari nafkah, hilang dicuri saat ia tengah beristirahat menunggu orderan pada Kamis (5/6/2025) dini hari.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi di sebuah gang di Jalan Pelabuhan II, RT 03/18, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, sekitar pukul 02.30 WIB. Motor korban yang raib adalah Honda Scoopy berwarna coklat hitam dengan nomor polisi F 6632 OG.
Kepada wartawan, Jumat (6/6/2025), Try menuturkan kronologi kejadian. Malam itu, ia yang sedang bekerja memutuskan untuk rehat sejenak di rumah temannya sambil menunggu pesanan berikutnya. Motor ia parkirkan di teras rumah warga yang berada di sebuah gang buntu, dengan kondisi stang terkunci.
“Jadi saya sedang on bid ngojol malam, dan ikut beristirahat di rumah teman sambil menunggu orderan selanjutnya. Motornya diparkir di gang buntu, di teras rumah warga, dan sudah dikunci stang,” ujar Try.
Ia baru menyadari kuda besinya telah tiada saat hendak pulang ke rumahnya sekitar pukul 06.12 WIB. Mengetahui motornya hilang, Try sontak panik dan tanpa menunggu lama segera membuat laporan ke Polsek Warudoyong pada pukul 06.30 WIB.
“Saya langsung melapor ke Polsek. Katanya laporan sudah diterima dan kasusnya sedang dalam proses penyelidikan,” ungkapnya.
Dengan suara lirih, Try mengungkapkan harapannya agar motor kesayangannya dapat segera ditemukan. Ia menjelaskan bahwa kendaraan tersebut bukan hanya alat transportasi utama bagi keluarganya, tetapi juga merupakan sumber satu-satunya untuk mencari rezeki sehari-hari.
“Itu satu-satunya alat transportasi keluarga saya, dan juga untuk kerja. Saya sangat berharap bisa kembali,” pungkas Try penuh harap.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polsek Warudoyong masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kasus ini dan memburu pelaku. Pihak berwenang turut mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada dan memastikan kendaraannya terparkir di tempat yang aman serta menggunakan kunci ganda untuk mencegah kejadian serupa.(*)
Reporter: Awang
Redaktur: Hamjah















