Menu

Mode Gelap

Bencana · 6 Mar 2025 23:57 WIB

Palabuhanratu Diterjang Banjir, Warga Mengungsi, Kerugian Meluas


					Hujan deras yang masih mengguyur Palabuhanratu menyebabkan banjir terus meluas. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Perbesar

Hujan deras yang masih mengguyur Palabuhanratu menyebabkan banjir terus meluas. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi sejak Kamis sore (6/3/2025) telah memicu bencana banjir yang melanda sejumlah titik di Palabuhanratu. Salah satu wilayah yang terdampak parah adalah Cangehgar, di mana air dengan cepat merendam permukiman warga, menciptakan situasi yang mencekam.

“Hujan tanpa henti sejak sore membuat air sungai meluap dan masuk ke rumah-rumah warga,” ungkap Badri, seorang pedagang yang tokonya turut terendam banjir. “Kami tidak sempat menyelamatkan banyak barang.”

Di Desa Citarik, khususnya kawasan Ciawun, luapan air selokan yang tak mampu menampung debit hujan menyebabkan banjir yang meluas. Air sungai yang melintasi jembatan juga meluap, menutup jalan dan merendam perumahan, memutus akses transportasi dan melumpuhkan aktivitas warga.

Banjir ini telah menyebabkan kerugian yang signifikan bagi masyarakat Palabuhanratu:

  • Kerusakan Rumah: Banyak rumah warga terendam, merusak bangunan dan perabotan.
  • Akses Terputus: Jalan-jalan utama tertutup air, menghambat mobilitas warga.
  • Kerugian Pedagang: Pedagang seperti Badri mengalami kerugian akibat barang dagangan rusak terendam air.

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan relawan segera dikerahkan untuk mengevakuasi warga terdampak. Mereka juga berupaya membersihkan saluran air yang tersumbat untuk memperlancar aliran air.

“Kami mengimbau warga untuk selalu memantau informasi cuaca dan mengikuti arahan petugas,” kata seorang petugas BPBD. “Prioritas kami adalah keselamatan warga.”

Hujan deras masih mengguyur Palabuhanratu hingga saat ini. Tim penanggulangan bencana terus melakukan evakuasi dan penyelamatan. Warga diimbau untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Pihak berwenang terus memantau situasi dan mengkoordinasikan bantuan darurat. Langkah-langkah pencegahan dan penanganan jangka panjang juga sedang dipersiapkan untuk mengurangi risiko banjir di masa depan.(*)

Laporan: M. Ridwan


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca