JENTERANEWS.com – Nasib tragis menimpa seorang pedagang cilok di Sukabumi. Pria berinisial DS (49 tahun) tewas seketika setelah gerobak dagangannya ditabrak sepeda motor saat ia hendak menyeberang jalan di tengah guyuran hujan deras pada Senin (16/6/2025) malam. Peristiwa memilukan ini terjadi di Jalan Cigayung, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 21.50 WIB.
Kecelakaan maut yang terekam kamera CCTV di sekitar lokasi tersebut melibatkan DS, warga Kecamatan Cisaat, dan seorang pengendara sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi F 2748 UAL, yang dikendarai oleh PA (25 tahun), warga Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, DS sedang mendorong gerobak ciloknya untuk menyeberangi jalan saat sepeda motor yang melaju dari arah Cisaat menuju Kota Sukabumi menabraknya dengan keras. Akibat benturan tersebut, DS terpental dan menderita luka parah di kepala yang menyebabkannya meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
“Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut, sepeda motor dan gerobak dagangan cilok mengalami kerusakan. Pengendara motor yakni saudara PA dan pedagang cilok yaitu DS mengalami luka-luka,” ungkap Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Andika Pratistha, saat dikonfirmasi pada Selasa (17/6/2025).
Tim Unit Gakkum Sat Lantas Polres Sukabumi Kota yang menerima laporan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi para korban. Jenazah DS segera dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk keperluan visum, sementara PA yang juga mengalami luka-luka mendapatkan penanganan medis di rumah sakit yang sama.
“Pedagang cilok mengalami luka yang cukup parah, akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian. Para korban dibawa ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan medis dan pemeriksaan visum et repertum,” jelas Andika.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami insiden nahas ini. Sejumlah saksi mata tengah dimintai keterangan dan barang bukti, termasuk rekaman CCTV serta kendaraan yang terlibat, telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kronologi pasti dari kecelakaan tersebut. Kondisi hujan lebat saat kejadian diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi jarak pandang dan kondisi jalan.(*)
Reporter: Joko S
Redaktur: Hamjah















