Menu

Mode Gelap

Sosial · 5 Mar 2024 17:26 WIB

Peduli Kemanusiaan Camat Sagaranten dan Pemdes Cibitung Kunjungi Penderita Sakit Gula Dan Jantung Menahun


					Peduli Kemanusiaan Camat Sagaranten dan Pemdes Cibitung Kunjungi Penderita Sakit Gula Dan Jantung Menahun Perbesar

JENTERANEWS.com – Ditengah kesibukannya, Camat Sagaranten bersama Pemdes Cibitung selalu menyempatkan diri untuk meringankan langkahnya bertemu dan membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

Kegiatan sosial kali ini, yakni mengunjungi warganya yang menderita sakit gula dan jantung menahun, di Kampung Sukagalih  RT.001/RW.003 Desa Cibitung Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi. Selasa (5/3/2024).

Dalam kesempatan itu, Camat Sagaranten Ridwan Agus Mulyawan, menyatakan, bahwa Pemerintah Kecamatan Sagaranten ikut prihatin atas apa yang dialami oleh Ibu Ade Mintarsih (58 th).

“Kami turut prihatin atas penyakit yang diderita oleh Ibu Ade Mintarsih. Semoga kedatangan Pemerintah Sagaranten dan Pemerintah Desa Cibitung dapat mengurangi beban pihak keluarga,” kata Ridwan.

Ridwan, juga mengingatkan, agar Ibu Ade Mintarsih terus semangat dan berdoa memohon kesembuhan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Kami berpesan, kepada pihak keluarga agar tetap sabar dalam mengurus dan menjaga Ibu Ade Mintarsih yang sedang mengalami sakit,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ridwan menyatakan pihaknya telah berkoordinasi bersama-sama UPTD Puskesmas Sagaranten dan unsur forkopimcam lainnya, mengarahkan visit dokter ke rumah yang bersangkutan secara rutin dan diawali pada hari ini visit dokter dari puskesmas.

Sementara itu kepala Desa Cibitung, Irvan Sanusi, mengatakan bahwa warganya itu sudah melaksanakan perawatan ke RSUD Sagaranten dan dilanjut  juga perawatan ke RSUD  Samsudin SH (bunut) selama kurun waktu 4 tahun.

“Kondisinya saat ini semakin memprihatinkan ia juga menderita penyakit stroke tidak dapat berjalan bahkan sudah 2 hari ini tidak masuk makanan,” Kata Kepala Desa Cibitung.(*)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Semua Puskesmas Serentak Gelar Khitanan Massal, Meriahkan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi

26 September 2025 - 09:04 WIB

Sebanyak 10 anak di wilayah Kecamatan Cidadap mendapatkan layanan Khitanan Massal gratis di Puskesmas Cidadap, Jumat (26/9/2025). Program ini merupakan bagian dari aksi sosial serentak seluruh Puskesmas di Kabupaten Sukabumi, menandai peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155 dan memperkuat komitmen pelayanan kesehatan masyarakat.

LSM Dampal Jurig Santuni Janda Disabilitas di Zona Merah Sukabumi, Klarifikasi Berita Viral dan Janjikan Bantuan Lanjutan

22 September 2025 - 13:36 WIB

Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada Ibu Kartin (40) di kediamannya di Kampung Suradita, Gegerbitung, Sukabumi, Minggu (21/9/2025).

Ribuan Paket Daging Kurban dari Turki Dibagikan di Kecamatan Sagaranten, Kuota Disalurkan Melalui Pemerintah Desa

19 September 2025 - 19:26 WIB

Ribuan Paket Daging Kurban dari Turki Dibagikan di Kecamatan Sagaranten, Kuota Disalurkan Melalui Pemerintah Desa

Sinergi Lintas Sektor, Pemerintah Tangani Kasus Gizi Buruk di Desa Padasenang

28 Agustus 2025 - 13:17 WIB

Jajaran Pemerintah Kecamatan Cidadap, Desa Padasenang, dan tim kesehatan berdialog langsung dengan keluarga anak penderita gizi buruk. Kunjungan gabungan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menuntaskan masalah kesehatan dan sosial di tingkat desa.

Sinergi Lintas Sektor Hijaukan Lahan Kritis di Cidadap Melalui Penanaman Bambu

13 Agustus 2025 - 13:54 WIB

Camat Cidadap, Azwar Fauzi ABD Mufti S.STP., M.Si (tengah), secara simbolis menanam bibit bambu di lahan kritis Kampung Datar Nangka, Desa Mekartani. Aksi ini merupakan bagian dari program mitigasi bencana dan edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Ditolak Ayah Kandung dan Ibu, Nasib Bocah 11 Tahun di Sukabumi Terkatung-katung

3 Juli 2025 - 20:24 WIB

Suasana saat Rio (tengah) didampingi berbagai pihak di Nagrak, Sukabumi, Kamis (3/7/2025). Nasib bocah 11 tahun ini masih belum menentu setelah ditolak oleh keluarganya dan kini menunggu keputusan penempatan dari pihak Griya Ramah Anak.
Trending di Sosial