Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 7 Des 2025 04:49 WIB

Pegang Besi Penyangga Toren, Remaja 18 Tahun di Ponpes At-Taufik Tewas Tersengat Listrik


					Suasana duka saat jenazah korban disemayamkan dan dishalatkan di lingkungan pesantren. Perbesar

Suasana duka saat jenazah korban disemayamkan dan dishalatkan di lingkungan pesantren.

JENTERANEWS.com – Kabar duka menyelimuti lingkungan Pondok Pesantren At-Taufik, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi. Seorang santri bernama Muhammad Ilyas (18), warga Kampung Tipar, Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten, meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik pada Sabtu (06/12/2025) sore.

Kapolsek Sagaranten, AKP A. Suryana B, S.H., membenarkan adanya insiden tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.15 WIB saat korban sedang beraktivitas santai bersama rekan-rekannya di area belakang masjid pesantren.

Personel Polsek Sagaranten dan TNI saat melakukan olah TKP dan memeriksa besi penyangga toren air yang diduga menjadi sumber aliran listrik di Ponpes At-Taufik, Sabtu (06/12/2025).

Personel Polsek Sagaranten dan TNI saat melakukan olah TKP dan memeriksa besi penyangga toren air yang diduga menjadi sumber aliran listrik di Ponpes At-Taufik, Sabtu (06/12/2025).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, yakni Abdul Ajis (15), M. Alip (15), dan M. Arka Maulana (16), korban saat itu sedang duduk mengobrol. Korban kemudian terlihat memegang besi penyangga toren air yang berada di lokasi tersebut.

“Menurut keterangan saksi, korban sempat mengetahui bahwa besi penyangga tersebut memiliki aliran listrik, namun insiden terjadi begitu cepat. Korban memegang dan menginjak besi tersebut hingga akhirnya terlihat kejang-kejang,” ujar AKP A. Suryana dalam keterangannya.

Melihat kondisi tersebut, rekan-rekan korban segera melakukan upaya evakuasi dan melarikan Muhammad Ilyas ke Puskesmas Kecamatan Cidolog untuk mendapatkan pertolongan medis.

Setibanya di Puskesmas Cidolog, korban diperiksa oleh bidan setempat dan dinyatakan telah meninggal dunia. Guna memastikan kondisi medis korban, pihak Puskesmas kemudian merujuk korban ke RSUD Sagaranten sekitar pukul 17.45 WIB.

Pemeriksaan lanjutan yang dilakukan oleh dr. Debit di RSUD Sagaranten menguatkan hasil pemeriksaan awal. Dokter menyatakan bahwa korban sudah tidak bernyawa.

“Hasil visum luar tidak menemukan adanya luka terbuka pada tubuh korban. Diduga kuat, meninggalnya almarhum disebabkan oleh gangguan fungsi organ vital seperti jantung dan paru-paru akibat sengatan listrik,” jelas Kapolsek.

Pasca kejadian, pihak Kepolisian Sektor Sagaranten langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan, mengamankan lokasi, serta memintai keterangan para saksi.

Jenazah korban sempat dibawa kembali ke Pondok Pesantren At-Taufik untuk dimandikan dan dipulasara oleh pengurus pesantren sebelum dishalatkan. Pihak keluarga korban menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah dan takdir Tuhan, serta menolak untuk dilakukan tindakan otopsi. Jenazah kemudian dibawa pulang oleh pihak keluarga ke rumah duka di Sagaranten untuk dimakamkan.(*)


Laporan : Oto Iskandar

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 69 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa