Menu

Mode Gelap

Laporan: Deni Nurman · 18 Sep 2024 19:09 WIB

Polisi Masih lakukan Pengejaran Terhadap Oknum Pengacara yang Menembak Pemilik Warkop Veteran27 Sukabumi


					Polisi Masih lakukan Pengejaran Terhadap Oknum Pengacara yang Menembak Pemilik Warkop Veteran27 Sukabumi Perbesar

JENTERANEWS.com – Seorang pemilik kafe mengalami luka serius di punggungnya akibat tembakan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum pengacara. Insiden tersebut terjadi di Warkop Veteran27, yang terletak di Jalan Sriwidari No 27 RT01/04, Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Penembakan menggunakan senjata api ini berlangsung pada Selasa (17/9) sekitar pukul 21.30 WIB, menimpa MAF (35), pemilik Warkop Veteran27. Korban yang terluka segera dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika pelaku, yang diduga seorang pengacara, mendatangi halaman warung kopi dan meminta korban untuk masuk ke dalam mobil.

“Pelaku dan korban sempat berbincang selama kurang lebih setengah jam, sebelum pelaku mengeluarkan senjata api dan menempelkan senjata tersebut di punggung kanan korban,” ungkap Bagus pada Rabu (18/9/2024).

Tiba-tiba, lanjut Bagus, senjata yang ditempelkan itu meletus, menyebabkan luka tembak di punggung korban. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Saat ini, korban belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan di RSUD R Syamsudin SH, namun sudah menjalani operasi semalam untuk mengeluarkan proyektil dari punggungnya,” jelas Bagus.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku penembakan dan telah mengantongi identitasnya berdasarkan keterangan saksi-saksi serta rekaman CCTV di lokasi kejadian.(*)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Akses Tertutup Longsor 15 Meter, Wisata Curug Cibereum Sukabumi Ditutup Sementara

16 Februari 2026 - 21:15 WIB

Kondisi akses jalan menuju objek wisata Curug Cibereum di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, yang tertutup material tanah longsor, Senin (16/2/2026). Pihak pengelola menutup sementara area wisata demi keselamatan pengunjung menyusul intensitas hujan tinggi yang memicu longsoran setinggi 15 meter tersebut.

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Sukabumi Terjunkan Tim Bersihkan Sumbatan di Sungai Ciseupan

16 Februari 2026 - 11:57 WIB

Personel BPBD Kota Sukabumi saat melakukan pembersihan sampah dan material yang menyumbat pintu air Sungai Ciseupan di Jalan Palasari, Kelurahan Karangtengah, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi luapan air ke jalan dan permukiman warga.

TERIMA ASET RAMPASAN KORUPSI, PEMKOT SUKABUMI KELOLA TANAH SENILAI RP9 MILIAR UNTUK PUBLIK

13 Februari 2026 - 06:47 WIB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (tengah), bersama Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan para kepala daerah lainnya berfoto bersama perwakilan KPK RI usai seremonial serah terima hibah barang rampasan negara di Aula Oman Sahroni, Subang, Rabu (11/2/2026).

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Tancap Gas: Desak Sinergitas Eksekutif dan BPN Tuntaskan Konflik Agraria

5 Januari 2026 - 15:34 WIB

Suasana Rapat Kerja Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Sekretaris Daerah dan jajaran Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang berlangsung di Kantor BPN Kabupaten Sukabumi, Senin (5/1/2026).

Sukabumi Gemuruh dalam Silaturahmi Akbar 2025: Semangat Persatuan dan Kontribusi Agama dalam Pembangunan

11 Januari 2025 - 20:48 WIB

Ribuan peserta menghadiri Silaturahmi Akbar 2025 di Taman Wisata Selabintana, Sukabumi, Sabtu (11/01/2025). Acara yang merupakan bagian dari peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-79 ini mengusung tema "Umat Rukun Menuju Indonesia Emas

Land Cruiser Berstiker Sekretariat Wapres Terlibat Kecelakaan Maut di Sukabumi

11 Januari 2025 - 11:40 WIB

Penyelidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian terkait kecelakaan yang melibatkan mobil berstiker Sekretariat Wakil Presiden di Sukabumi.
Trending di Laporan: Deni Nurman