JENTERANEWS.com – Sebuah rumah milik seorang janda di Kampung Loji, RT 10/05, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi roboh setelah gempa bumi berkekuatan 4,5 magnitudo mengguncang daerah tersebut pada Rabu (2/10/2024).
Dandi Sulaeman, petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, menjelaskan bahwa gempa yang berpusat 49 km barat daya Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 36 km tersebut menyebabkan kerusakan pada sisi rumah permanen milik Tintin (64) yang jebol.
Meskipun tidak ada korban jiwa atau luka, kerusakan yang terjadi cukup signifikan dengan perkiraan luas kerusakan mencapai 4×2 meter. “Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden ini, namun rumah Bu Tintin mengalami kerusakan di bagian samping dengan estimasi kerugian sekitar Rp 10 juta,” ungkap Dandi.
Setelah kejadian, P2BK Simpenan segera berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Mereka langsung melakukan penilaian di lokasi dan mengorganisir kegiatan gotong royong bersama masyarakat untuk membersihkan puing-puing rumah yang rusak.
“Sebagian puing bangunan sudah berhasil dibersihkan berkat kerja sama warga setempat. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan dapat segera disalurkan kepada keluarga yang terdampak,” tambah Dandi.
Saat ini, Tintin dan lima anggota keluarganya yang tinggal di rumah tersebut masih dapat bertahan di bagian rumah yang tersisa, namun mereka memerlukan bantuan lebih lanjut untuk memperbaiki kerusakan yang ada.
“Warga berharap agar bantuan segera tiba, baik dalam bentuk material bangunan maupun dukungan finansial, agar keluarga Tintin dapat segera membangun kembali rumah mereka yang rusak,” tegasnya.(*)















