JENTERANEWS.com – Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, kembali menegaskan pentingnya digitalisasi data, khususnya di sektor kesehatan. Hal ini disampaikan saat beliau menjadi narasumber dalam Forum Diskusi Digitalisasi Data dengan tema Pemerataan Infrastruktur Digitalisasi Data Kesehatan Menuju Indonesia Emas 2045 yang digelar di IPB Convention Center, Kamis (28/11/2024).
Dengan luas wilayah mencapai 4.182 km² dan jumlah penduduk mencapai 2,7 juta jiwa, Kabupaten Sukabumi memiliki tantangan tersendiri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. Sekda Ade meyakini bahwa digitalisasi data akan menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sukabumi.
“Teknologi digital dalam bidang kesehatan akan membawa banyak inovasi dan manfaat yang berharga. Ini sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan masyarakat yang religius, maju, dan inovatif,” tegas Sekda Ade.
Menurut Sekda Ade, digitalisasi data kesehatan akan memberikan sejumlah manfaat, di antaranya:
Peningkatan efisiensi: Proses pelayanan pasien akan menjadi lebih cepat dan akurat.
Aksesibilitas data: Data kesehatan pasien dapat diakses dengan mudah oleh tenaga medis, sehingga diagnosis dan pengobatan bisa lebih tepat.
Kualitas data: Data kesehatan yang terdigitalisasi akan lebih terorganisir dan mudah diandalkan.
Forum diskusi yang diinisiasi oleh Asosiasi Pengusaha TIK Nasional Indonesia (APTIKNAS) DPD Bogor ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi antar sektor dalam mewujudkan layanan kesehatan yang holistik. Dengan digitalisasi data, diharapkan dapat tercipta sistem kesehatan yang lebih terintegrasi dan efisien, sehingga berkontribusi pada terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Turut hadir mendampingi Sekda Ade dalam forum diskusi tersebut adalah Kepala Bapelitbangda, Kadis Kesehatan, dan Kadiskominfosan Kabupaten Sukabumi.(*)














