Menu

Mode Gelap

Bencana · 21 Apr 2025 23:55 WIB

Sembilan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran Hebat di Sukabumi


					Bagian depan rumah Uti yang juga berfungsi sebagai warung ikut terbakar dalam insiden di Kampung Simpang, Jampangtengah, Sukabumi, Senin (21/04/2025) malam. Seluruh isinya tak dapat diselamatkan. Perbesar

Bagian depan rumah Uti yang juga berfungsi sebagai warung ikut terbakar dalam insiden di Kampung Simpang, Jampangtengah, Sukabumi, Senin (21/04/2025) malam. Seluruh isinya tak dapat diselamatkan.

JENTERANEWS.com – Suasana Kampung Simpang RT 012/RW 004, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, berubah menjadi duka pada Senin malam (21/04/2025) sekitar pukul 19.50 WIB. Kobaran api melahap habis sebuah rumah permanen berukuran 9 x 6 meter milik Uti (54), meninggalkan puing dan kenangan pahit bagi tiga kepala keluarga yang berjumlah sembilan jiwa.

Kepala Desa Bojongjengkol, Nirwana, mengungkapkan bahwa musibah ini bermula ketika Uti, sang pemilik rumah, melihat jilatan api dan asap tebal mengepul dari bagian depan kediamannya. “Pak Uti sempat berupaya keras memadamkan api seorang diri sambil berteriak meminta bantuan warga sekitar. Namun, karena lokasi yang cukup jauh dari sumber air, si jago merah dengan cepat merembet dan meluluhlantakkan seisi rumah,” jelas Nirwana dengan nada prihatin.

Tragisnya, bagian depan rumah yang juga difungsikan sebagai warung dan gudang turut menjadi santapan api, berikut seluruh isinya yang tak sempat diselamatkan. Hanya sebagian kecil dinding bangunan yang berdiri tegak, menjadi saksi bisu dahsyatnya amukan api. Lebih memilukan lagi, Uti dan istrinya mengalami luka bakar dalam peristiwa nahas ini dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kebakaran ini tidak hanya merenggut tempat tinggal, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam bagi sembilan jiwa yang kini kehilangan segalanya. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Pemerintah Desa Bojongjengkol bergerak cepat merespons kejadian ini. Koordinasi intensif telah dilakukan dengan pihak Kecamatan Jampangtengah, Koramil, dan Polsek setempat. Tim gabungan dari Pemdes, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Taruna Tanggap Bencana (TAGANA), serta warga sekitar langsung terjun ke lokasi untuk melakukan asesmen kerugian dan memberikan bantuan darurat.

“Kami telah mengambil langkah cepat untuk membantu para korban. Selain itu, kami juga mengimbau seluruh warga Desa Bojongjengkol untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya kebakaran, terutama mengingat kondisi cuaca kering yang melanda wilayah kita saat ini,” tegas Nirwana.

Lebih lanjut, Nirwana menyampaikan bahwa taksiran kerugian materi akibat musibah ini mencapai angka sekitar Rp50 juta. “Saat ini, para korban sangat membutuhkan uluran tangan dan bantuan darurat berupa material bangunan untuk membangun kembali tempat tinggal mereka, sandang pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, perlengkapan mandi, alat tidur, serta berbagai kebutuhan mendesak lainnya pasca bencana ini,” pungkasnya, berharap adanya kepedulian dari berbagai pihak untuk meringankan beban warganya.

Solidaritas dan uluran tangan dari berbagai pihak kini sangat diharapkan untuk membantu Uti dan keluarganya serta dua kepala keluarga lainnya bangkit dari keterpurukan akibat musibah kebakaran yang menghancurkan impian dan harta benda mereka.(*)

Laporan: Joko Samudro

Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Cikidang Sukabumi, Tiga Kepala Keluarga Terancam

22 Mei 2026 - 09:19 WIB

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi bersama warga setempat bergotong royong membersihkan material tanah longsor di Kampung Cikamuning, Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026) pagi.

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Bencana