JENTERANEWS.com – Pemerintah Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, bersama sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa, menggelar aksi penambahan lahan aman bencana melalui penanaman bambu di Kampung Datar Nangka, Desa Mekartani. Kegiatan yang berfokus pada mitigasi bencana tanah longsor ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Aksi yang dipimpin langsung oleh Camat Cidadap, Azwar Fauzi ABD Mufti S.STP., M.Si, dan didampingi oleh Sekretaris Camat, bertujuan untuk mengubah lahan kritis yang gundul menjadi kawasan hijau yang lebih stabil dan aman bagi masyarakat.
“Tujuan utama kami adalah mengubah lahan yang rawan longsor ini menjadi area yang kembali hijau, produktif, dan yang terpenting, aman bagi warga,” ujar Camat Azwar Fauzi di sela-sela kegiatan. “Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebuah gerakan edukasi untuk mengajak masyarakat agar sadar dan terlibat aktif dalam menjaga lingkungannya.”
Pemilihan bambu sebagai tanaman utama bukan tanpa alasan. Bambu dikenal memiliki sistem perakaran serabut yang kuat dan rapat, sehingga sangat efektif untuk menahan erosi tanah, mengikat air, dan memperkuat struktur lereng yang curam.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang solid dari berbagai pihak. Terlihat hadir dan terlibat aktif di lapangan perwakilan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Fajar Sugiri, Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap Husni Mubarok, Kepala Desa Mekartani Sulaeman beserta jajaran kepala dusun, dan tim dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).
Partisipasi mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Indonesia (UMI) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga memberikan energi baru dan memperkuat aspek edukasi dalam program ini.

Sejumlah elemen dari pemerintah kecamatan, Tagana, P2BK, mahasiswa KKN UMI, dan masyarakat setempat bahu-membahu menanam bambu. Gotong royong ini menjadi kunci keberhasilan program penghijauan untuk mencegah longsor.
Kepala Desa Mekartani, Sulaeman, menyambut baik inisiatif tersebut. “Kami atas nama pemerintah desa dan warga sangat berterima kasih. Ini adalah langkah konkret untuk masa depan desa kami. Kami siap mendukung penuh dan mengajak warga untuk bersama-sama merawat bambu yang sudah ditanam ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Camat Azwar Fauzi berharap program penanaman bambu dapat menjadi model yang bisa ditiru (duplikasi) oleh warga di lingkungan masing-masing serta di desa-desa lain yang memiliki potensi kerawanan serupa.
“Harapan kami, gerakan ini terus meluas. Dengan gotong royong dan kesadaran bersama, target untuk meminimalisasi daerah rawan bencana di Kecamatan Cidadap, bahkan Kabupaten Sukabumi, dapat kita capai secara bertahap,” tutupnya.(*)
Kor: Fajar
Redaktur: Hamjah















