Menu

Mode Gelap

Bencana · 9 Mar 2025 14:24 WIB

Sukabumi Siaga Bencana: Tiga Kecamatan Ditetapkan Tanggap Darurat


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, meninjau langsung lokasi bencana dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, meninjau langsung lokasi bencana dan memberikan bantuan kepada warga terdampak.

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengambil langkah cepat dengan menetapkan status tanggap darurat bencana untuk tiga kecamatan yang terdampak parah akibat banjir dan tanah longsor. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Bupati Sukabumi Nomor 300.2.1/Kep.189-BPBD/2025 yang diumumkan pada Sabtu, 8 Maret 2025.

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, mengungkapkan bahwa penetapan status tanggap darurat ini meliputi Kecamatan Simpenan, Lengkong, dan Palabuhanratu. “Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap kerusakan signifikan yang diakibatkan oleh bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Kamis, 6 Maret 2025,” ujarnya saat konferensi pers di Palabuhanratu.

Bencana yang melanda beberapa hari lalu telah menyebabkan kerusakan parah pada rumah warga, harta benda, lingkungan, serta infrastruktur vital seperti jalan, irigasi, dan jembatan. “Kerusakan ini sangat memprihatinkan dan memerlukan penanganan segera,” tambah Bupati.

Penetapan status tanggap darurat ini bertujuan untuk mempercepat upaya penanganan darurat dan meminimalkan dampak bencana. “Kami ingin memastikan bahwa semua penanganan dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu sesuai dengan standar dan prosedur yang berlaku,” jelasnya.

Selama masa tanggap darurat yang berlangsung selama tujuh hari, mulai dari 6 hingga 12 Maret 2025, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan mengerahkan semua sumber daya yang tersedia. Ini termasuk sumber daya manusia, peralatan, mobilisasi logistik, dan pemenuhan kebutuhan dasar warga yang terdampak.

“Kami akan memastikan bahwa semua perangkat daerah terkait bekerja secara optimal untuk membantu warga yang membutuhkan. Prioritas kami adalah menyelamatkan nyawa, memberikan bantuan darurat, dan memulihkan infrastruktur yang rusak,” tegas Bupati.

Pemerintah daerah telah mendirikan posko-posko darurat di lokasi bencana untuk memudahkan koordinasi dan penyaluran bantuan. Tim gabungan dari berbagai instansi, termasuk BPBD, TNI, Polri, dan relawan, telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi, pendataan kerusakan, dan penyaluran bantuan logistik.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Mari kita bersama-sama menghadapi cobaan ini dengan semangat gotong royong,” ajak Bupati.

Dengan penetapan status tanggap darurat ini, diharapkan penanganan bencana di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan lebih efektif dan efisien, serta meminimalkan penderitaan warga yang terdampak.(*)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lepas 720 Mahasiswa KKN UMMI, Sekda Sukabumi Tuntut Inovasi Nyata Tangani Stunting hingga Mitigasi Bencana

6 Juli 2026 - 12:05 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan sambutan sekaligus melepas secara resmi 720 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampus UMMI, Senin (6/7).

Bertahun-tahun Belajar di Bawah Ancaman Ambruk, SDN Margawati Sukabumi Akhirnya Mulai Direvitalisasi

6 Juli 2026 - 11:49 WIB

Camat Sagaranten R. Ade Akhsan Bratadiredja, S.T. Kp., M.Si., Kapolsek Sagaranten AKP Akhmad Suryana Bande, S.H., Kepala Sekolah SDN Margawati Abudin, beserta unsur pemerintah desa dan tenaga pendidik berfoto bersama di depan papan proyek saat meninjau lokasi peletakan batu pertama pembangunan SDN Margawati di Desa Sinarbentang, Kabupaten Sukabumi.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi Musnahkan Barang Bukti 116 Perkara, Narkotika Masih Mendominasi

3 Juli 2026 - 20:59 WIB

Sejumlah aparat penegak hukum dan instansi terkait melakukan pemusnahan barang bukti narkotika dan tindak pidana umum di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (3/7/2026). Sebanyak 116 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) sepanjang Maret hingga Juni 2026 resmi dimusnahkan guna mencegah penyalahgunaan kembali.

Pastikan Transparansi dan Mutu Infrastruktur, Tim Itdam III/Siliwangi Tinjau Proyek Jembatan dan KDKMP di Sukabumi

3 Juli 2026 - 20:52 WIB

Tim Itdam III/Siliwangi didampingi personel Kodim 0622/Kab. Sukabumi saat melakukan peninjauan langsung ke fasilitas Koperasi Merah Putih Desa Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Rabu (01/07/2026). Peninjauan ini merupakan bagian dari pengawasan mutu program Kegiatan Dukungan Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat (KDKMP) di wilayah tersebut.

Hubungkan 3 Desa Terpencil di Sukabumi, Jembatan Gantung 100 Meter Mulai Dibangun

3 Juli 2026 - 20:43 WIB

Komandan Kodim (Dandim) 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int. (baju loreng, paling depan), bersama-sama dengan Kepala Desa Nangela, Sudin (topi abu-abu), dan tokoh masyarakat setempat, melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Kampung Selaeurih, Desa Nangela, Sukabumi, pada Jumat (3/7/2026). Jembatan ini akan menghubungkan tiga desa di Kecamatan Tegalbuleud.

Peringati HUT ke-80 Bhayangkara, Camat dan Danramil Sagaranten Pererat Sinergitas di Mako Polsek

1 Juli 2026 - 17:02 WIB

Camat Sagaranten R. Ade Akhsan Bratadiredja (berompi krem, tengah depan), bersama jajaran staf Kecamatan, perwakilan Koramil 2211 Sagaranten (berseragam TNI loreng), serta perwakilan Polsek Sagaranten (berseragam Polisi, termasuk Aiptu Nana Susiana di kiri depan dan Aiptu Yadi Supriyadi di kanan depan), melakukan pose sikap hormat (tangan di dada) di depan Mako Polsek Sagaranten, Sukabumi, pada Rabu (1/7/2026). Kunjungan ini merupakan wujud nyata soliditas tiga pilar dalam rangka memberikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara.
Trending di Sukabumi