Menu

Mode Gelap

Bencana · 23 Mei 2025 17:33 WIB

Tanah Longsor Terjang Perumahan Tiara Regency Sukaraja, 40 Rumah Terdampak


					Puing-puing rumah terdampak longsor di Perumahan Tiara Regency, Sukaraja, Sukabumi, setelah hujan deras pada Kamis (22/5) malam. Perbesar

Puing-puing rumah terdampak longsor di Perumahan Tiara Regency, Sukaraja, Sukabumi, setelah hujan deras pada Kamis (22/5) malam.

JENTERANEWS.com – Musibah tanah longsor kembali melanda Perumahan Tiara Regency, Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis malam (22/05/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Kejadian ini merupakan yang ketiga kalinya dalam kurun waktu kurang dari setahun, setelah insiden serupa pada 2024 dan 13 April 2025. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun 40 rumah di Blok E141-169 dan F176-F164 RT 00/012 serta E179 dan E171 terdampak longsoran tanah yang terbawa air.

Rival Mulyana, anggota TAGANA Kecamatan Sukaraja, melaporkan hasil asesmen di lokasi bencana. Menurut Rival, penyebab longsor adalah hujan deras yang terus-menerus dan kondisi tanah yang tidak stabil. “Ini kejadian yang ketiga kalinya. Curah hujan yang lebat dan kondisi tanah di sini memang rentan,” ujar Rival.

Sejak menerima informasi dari pemerintah desa dan warga, TAGANA Sukaraja bergerak cepat. Berkoordinasi dengan Kepala Desa dan perangkat desa, Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, TAGANA segera melakukan himbauan kepada warga terkait kewaspadaan mengingat curah hujan yang masih tinggi dan potensi angin kencang.

Saat ini, institusi yang terlibat dalam penanganan bencana meliputi Kecamatan Sukaraja, Kepala Desa, TAGANA, Satpol PP, P2BK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta partisipasi aktif dari warga masyarakat setempat.

Meskipun tidak ada korban jiwa, dampak kerusakan cukup signifikan. Rival Mulyana menyatakan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah material untuk penanganan lebih lanjut. Belum ada lokasi pengungsian yang didirikan karena warga masih berupaya membersihkan material longsoran.

Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas berwenang mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem.(*)

[Sumber: Tagana Sukabumi | Editor : Hamjah]

Artikel ini telah dibaca 63 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana