Menu

Mode Gelap

Sosial · 22 Des 2023 13:03 WIB

Tanggapi Laporan Warga, TKSK Cidadap Jangkau Warga Miskin Penyandang Disabilitas


					TKSK, bersama Pemdes Cidadap saat mengunjungi Warga Miskin dan penyandang disabilitas. Di Kampar Tanahdesa Desa/Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi. Perbesar

TKSK, bersama Pemdes Cidadap saat mengunjungi Warga Miskin dan penyandang disabilitas. Di Kampar Tanahdesa Desa/Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Cidadap Bersama Pemerintah Desa Cidadap, mengunjungi kediaman Ibu Janah, dan anaknya penyandang disabilitas di Kampung Tanahdesa Desa/Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi, Jum’at (22/12/2023).

Kunjungan ini dilakukan guna menanggapi laporan warga mengenai kondisi Ibu Janah warga kurang mampu yang menempati rumah reyot, besama anaknya Nasep Penyandang Disabilitas, sekaligus menyerahkan bantuan sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.

Dalam penjangkauan tersebut, TKSK Cidadap Darsono, didampingi kepala desa Cidadap, menjelaskan, berdasarkan asesmen yang dilakukan dirinya, Ibu Janah telah mendapat bantuan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan PKH.

“Sedangkan untuk anaknya, Nasep Supriatna (40) penyandang disabilitas, kami usulkan ke dinas Sosial Kabupaten Sukabumi agar mendapat bantuan alat bantu jalan dan bantuan pengobatan,” katanya.

Kepala Desa Cidadap, Suherman, menambahkan, pemerintah desa dan kecamatan setempat telah membantu proses perekaman KTP untuk Nasep Supriatna.

Seperti diberitakan sebelumnya di jenteranews.com dengan judul ” Pilu, Keluarga Miskin Penyandang Disabilitas di Cidadap Tinggal di Rumah Reyot Butuh Uluran Tangan ” Nasep yang dulunya sebagai tulang punggung keluarga untuk ibu dan adik-adiknya kini hanya berbaring lemah.

Hal tersebut karena Nasep mengalami kecelakaan terjatuh dari pohon kelapa 7 tahun lalu, yang membuat kakinya menjadi lumpuh. Kini ia hidup bersama ibu dan adik-adiknya menempati rumah reyot dengan serba kekurangan. (*)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Semua Puskesmas Serentak Gelar Khitanan Massal, Meriahkan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi

26 September 2025 - 09:04 WIB

Sebanyak 10 anak di wilayah Kecamatan Cidadap mendapatkan layanan Khitanan Massal gratis di Puskesmas Cidadap, Jumat (26/9/2025). Program ini merupakan bagian dari aksi sosial serentak seluruh Puskesmas di Kabupaten Sukabumi, menandai peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155 dan memperkuat komitmen pelayanan kesehatan masyarakat.

LSM Dampal Jurig Santuni Janda Disabilitas di Zona Merah Sukabumi, Klarifikasi Berita Viral dan Janjikan Bantuan Lanjutan

22 September 2025 - 13:36 WIB

Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada Ibu Kartin (40) di kediamannya di Kampung Suradita, Gegerbitung, Sukabumi, Minggu (21/9/2025).

Ribuan Paket Daging Kurban dari Turki Dibagikan di Kecamatan Sagaranten, Kuota Disalurkan Melalui Pemerintah Desa

19 September 2025 - 19:26 WIB

Ribuan Paket Daging Kurban dari Turki Dibagikan di Kecamatan Sagaranten, Kuota Disalurkan Melalui Pemerintah Desa

Sinergi Lintas Sektor, Pemerintah Tangani Kasus Gizi Buruk di Desa Padasenang

28 Agustus 2025 - 13:17 WIB

Jajaran Pemerintah Kecamatan Cidadap, Desa Padasenang, dan tim kesehatan berdialog langsung dengan keluarga anak penderita gizi buruk. Kunjungan gabungan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menuntaskan masalah kesehatan dan sosial di tingkat desa.

Sinergi Lintas Sektor Hijaukan Lahan Kritis di Cidadap Melalui Penanaman Bambu

13 Agustus 2025 - 13:54 WIB

Camat Cidadap, Azwar Fauzi ABD Mufti S.STP., M.Si (tengah), secara simbolis menanam bibit bambu di lahan kritis Kampung Datar Nangka, Desa Mekartani. Aksi ini merupakan bagian dari program mitigasi bencana dan edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Ditolak Ayah Kandung dan Ibu, Nasib Bocah 11 Tahun di Sukabumi Terkatung-katung

3 Juli 2025 - 20:24 WIB

Suasana saat Rio (tengah) didampingi berbagai pihak di Nagrak, Sukabumi, Kamis (3/7/2025). Nasib bocah 11 tahun ini masih belum menentu setelah ditolak oleh keluarganya dan kini menunggu keputusan penempatan dari pihak Griya Ramah Anak.
Trending di Sosial