Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 1 Mar 2025 12:54 WIB

Tawuran Remaja Warnai Malam Pertama Ramadan di Sukabumi


					Video amatir merekam aksi tawuran antar remaja di Sukabumi. Peristiwa ini terjadi di Jalan Otista, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, pada Sabtu (1/3/2025) dini hari. Polisi telah mengamankan lokasi dan menghimbau warga untuk tetap tenang. Perbesar

Video amatir merekam aksi tawuran antar remaja di Sukabumi. Peristiwa ini terjadi di Jalan Otista, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, pada Sabtu (1/3/2025) dini hari. Polisi telah mengamankan lokasi dan menghimbau warga untuk tetap tenang.

JENTERANEWS.com – Malam pertama bulan suci Ramadan 1446 H di Kota Sukabumi ternoda oleh aksi tawuran atau perang sarung yang melibatkan anak-anak di bawah umur. Insiden ini terjadi di Jalan Otista, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, pada Sabtu (1/3/2025) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Aksi saling serang ini sempat terekam oleh seorang pengemudi ojek online dan videonya viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik tersebut, terlihat sekelompok remaja saling berlarian di jalanan. Warga setempat yang ditanya oleh perekam video menyebutkan bahwa kelompok yang terlibat berasal dari Kampung Tipar dan Kampung Cijangkar.

Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota membenarkan adanya kejadian tersebut. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Sukabumi Kota, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Astuti Setyaningsih, menjelaskan bahwa anak-anak yang terlibat tawuran berusia antara 12 hingga 17 tahun.

“Benar, pada hari ini sekitar jam 01.30 WIB, dini hari, telah dilakukan pengecekan terhadap tempat kejadian perkara (TKP) keributan antara anak di bawah umur, Cijangkar dan Tipar,” ujar AKP Astuti.

Menurut keterangan kepolisian, tawuran bermula ketika sekitar 20 remaja dari Kampung Cijangkar datang dengan membawa sarung dan benda tumpul. Mereka menyerang kelompok remaja Kampung Tipar yang berada di Jalan Tipar, dan terjadilah aksi saling serang.

Seorang saksi mata, yang merupakan pengemudi ojek online, mengungkapkan bahwa ada korban dalam insiden tersebut. Korban berinisial R (25), seorang pengamen jalanan, mengalami luka lecet di kaki karena terjatuh saat berusaha menghindari keributan.

“Petugas yang mengecek TKP mendatangi korban dan meminta keterangan dari korban tersebut. Berdasarkan keterangan korban R, tidak mengalami luka-luka, hanya mengalami luka lecet pada bagian kaki dikarenakan terjatuh saat melihat adanya keributan tersebut,” jelas AKP Astuti.

Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka, terutama di malam hari. Mereka juga akan meningkatkan patroli di wilayah-wilayah yang rawan tawuran selama bulan Ramadan.

“Dan tentunya dalam suasana Ramadan ini, Kepolisian akan lebih meningkatkan patroli wilayah rawan akan tawuran. Kepada masyarakat yang melihat ataupun mengalami proses tindak pidana bisa menghubungi di nomor 0811654110,” tutup AKP Astuti.(*)

Laporan : Denny N

Artikel ini telah dibaca 235 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Titik Desa Pawenang Sukabumi, Akses Jalan dan Rumah Warga Terancam

6 April 2026 - 21:09 WIB

Ditinggal Pemilik ke Kebun, Rumah Panggung di Ciracap Sukabumi Ludes Dilalap Si Jago Merah

6 April 2026 - 18:17 WIB

Trending di Bencana