Menu

Mode Gelap

Bencana · 11 Nov 2025 12:20 WIB

Tebing 20 Meter Longsor di Ciemas Sukabumi, Dua Jalur Utama Terputus


					LONGOSOR TUTUP JALAN CIEMAS: Material tanah dan batu dari tebing setinggi 20 meter menimbun dan menutup total akses jalan kabupaten Paltilu–Ciemas, Kampung Giriasih, Desa Ciemas, Sukabumi, Selasa (11/11/2025). Tim gabungan menggunakan alat berat untuk membersihkan longsoran. Perbesar

LONGOSOR TUTUP JALAN CIEMAS: Material tanah dan batu dari tebing setinggi 20 meter menimbun dan menutup total akses jalan kabupaten Paltilu–Ciemas, Kampung Giriasih, Desa Ciemas, Sukabumi, Selasa (11/11/2025). Tim gabungan menggunakan alat berat untuk membersihkan longsoran.

JENTERANEWS.com – Bencana tanah longsor melanda Kampung Giriasih, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (11/11/2025) dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB. Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah selatan Sukabumi sejak Senin malam.

Akses Vital Terhambat

Material longsoran yang berasal dari tebing (gawir) dengan ketinggian mencapai sekitar 20 meter, menimbun dan menutup total dua akses jalan vital kabupaten. Ruas jalan yang terputus adalah jalur yang menghubungkan Paltilu – Ciemas dan jalur Tamanjaya – Cigaru. Akibatnya, arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat terhenti total selama beberapa jam.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengonfirmasi kejadian tersebut.

“Hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang menyebabkan material tanah dan batu dari tebing menutup badan jalan,” ujar Daeng Sutisna, Selasa (11/11/2025) pagi.

Penanganan Cepat Melibatkan Alat Berat

Menyikapi lumpuhnya akses jalan, tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, Camat Ciemas, Polsek dan Koramil Ciemas, Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), pemerintah desa, dan masyarakat segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Proses pembersihan material longsoran dipercepat dengan pengerahan alat berat dari PT Wilton. Berkat upaya tersebut, hingga pukul 10.00 WIB, jalur yang semula tertutup sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua, meskipun proses pembersihan material masih terus dilanjutkan.

Warga setempat, Abah Away, membenarkan bahwa titik longsor yang terjadi kali ini adalah lokasi yang sama yang pernah mengalami longsor pada tahun sebelumnya.

“Longsoran dari tebing sekitar 20 meter menutup jalan kabupaten Paltilu–Ciemas. Sekarang masih ada alat berat yang bekerja untuk membersihkan sisa-sisa material,” kata Abah Away.

Penanganan cepat ini bertujuan untuk segera memulihkan sepenuhnya akses transportasi dan mencegah dampak ekonomi serta sosial yang lebih luas akibat terputusnya jalur utama penghubung antarkecamatan tersebut. (*)

Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang, Satu Warga Sukamaju Tewas Tertimbun

16 April 2026 - 20:24 WIB

Petugas gabungan meninjau lokasi tanah longsor yang menimbun area permukiman warga di Kampung Gria Sukamaju, Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (16/4/2026) sore.

Baru Tiga Bulan Diresmikan, Jembatan Darurat di Nyalindung Sukabumi Hanyut Diterjang Arus Deras

15 April 2026 - 07:21 WIB

Kerangka jembatan darurat berbahan bambu di Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, tampak terseret dan tersangkut di aliran sungai yang meluap setelah diguyur hujan deras, Selasa (14/4/2026). Jembatan ini, yang baru berusia kurang dari tiga bulan, kini putus total dan tidak bisa digunakan.

Diterjang Longsor dan Banjir Bandang, Akses Sukabumi-Sagaranten Terapkan Buka-Tutup

14 April 2026 - 16:54 WIB

petugas gabungan, yang terdiri dari personel Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II dan relawan setempat, berupaya keras menyingkirkan material batu dan lumpur yang menyumbat sebagian ruas jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/4/2026)

Hujan Deras Picu Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Terluka

12 April 2026 - 09:19 WIB

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, yang hancur usai diterjang material tebing longsor, Sabtu (11/4/2026). Tingginya intensitas hujan memicu longsoran tebing setinggi 7 meter yang menjebol dinding rumah dan menyebabkan satu orang terluka. (Foto: Dok. P2BK Sukalarang)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Trending di Kabar Daerah