Menu

Mode Gelap

News · 16 Nov 2024 14:32 WIB

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Jasad Warga Sukabumi yang Hilang Tenggelam


					Tim SAR saat melakukan evakuasi dan membawa jasad korban yang tenggelam di sungai Cipelang ke posko utama. Perbesar

Tim SAR saat melakukan evakuasi dan membawa jasad korban yang tenggelam di sungai Cipelang ke posko utama.

JENTERANEWS.com – Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad Aas (72), warga Kampung Bojong Loa, Kelurahan Lembursitu, Kota Sukabumi, yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Cipelang pada Kamis (14/11).

Jasad korban ditemukan pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIB di Sungai Cimandiri, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, atau sekitar 7 kilometer dari lokasi kejadian awal.

Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto, menjelaskan bahwa tim SAR telah melakukan upaya pencarian yang intensif dengan melibatkan tiga tim search and rescue unit (SRU).

Tim pertama dan kedua melakukan penyisiran secara visual di darat dan menyusuri sungai sepanjang 15 kilometer menggunakan perahu. Sementara itu, tim ketiga menggunakan drone untuk melakukan pencarian dari udara sejauh 400 meter.

“Korban ditemukan dalam kondisi terlungkup, tersangkut di bebatuan sungai Cimandiri. Tim SAR langsung melakukan evakuasi dan membawa jasad korban ke posko utama untuk selanjutnya diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Suryo.

Suryo menambahkan bahwa kondisi sungai yang deras dan medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. Namun, berkat kerja sama yang baik antara tim SAR, kepolisian, dan masyarakat setempat, akhirnya jasad korban berhasil ditemukan.

Jenazah Aas kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Aas dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Cipelang pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Sejak saat itu, tim SAR langsung melakukan upaya pencarian intensif dengan melibatkan berbagai sumber daya. Kehilangan Aas ini tentu menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.(*)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Cek Fakta: BMKG Bantah Isu Musim Kemarau 2026 sebagai yang Terparah dalam 30 Tahun Terakhir

15 April 2026 - 19:53 WIB

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).
Trending di News