Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 24 Mei 2023 13:32 WIB

Wabup Minta Inovasi Dan Peran Pentahelix Di Optimalkan Dalam Percepatan Penurunan Stunting


					Wabup Minta Inovasi Dan Peran Pentahelix Di Optimalkan Dalam Percepatan Penurunan Stunting Perbesar

JENTERANEWS.com – Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri menghadiri acara Focus Group Discusion Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting ( Roasting ) Kab Sukabumi secara Hybrid di Pendopo Sukabumi, Rabu, (24/05/23).

Wakil Bupati menegaskan melalui gerakan Roasting, bisa di identifikasi inovasi-inovasi yang sudah dilakukan oleh kecamatan dan desa dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi,

” selain itu mengidentifikasi potensi sumber daya, kapasitas kecamatan dan desa yang dapat dikembangkan dan potensi kerjasama non pemerintah dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting terintegrasi di kecamatan dan desa” ungkapnya

Masih dikatakan Wabup, pelaksanaan program prioritas terkait percepatan penurunan stunting harus terkoordinasi dengan baik, serta menguatkan peran seluruh stakeholders pembangunan dalam upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi Zero New Stunting.

” Dalam penanganan stunting dibutuhkan kolaborasi multi sektor dan kolaborasi multi-stakeholder dengan pola pentahelix yaitu melibatkan pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat/LSM/NGO, akademisi, dan media. Saya berharap terjadinya sinergi, baik kebijakan maupun aksi intervensi yang sejalan dengan upaya penanganan stunting di Kabupaten Sukabumi” tegasnya

Pada acara tersebut juga diadakan ekspose penanganan stunting di Kecamatan diantaranya Kecamatan Cisolok yang disampaikan oleh Camat Cisolok Asep Rusli Rusmawijaya, dalam penyampaiannya disebutkan bahwa Kec Cisolok terdiri dari 13 desa pada tahun 2022 Stunting ada dalam posisi di 6,70 % dan pada thn 2023 turun 6,50 %. Inovasinya yang dikembangkan di Kec Cisolok adalah Jaring Cinta, Gerhana dan Rabu Stimas.

Sementara Camat Cikembar H.Tamtam Alamsyah menjelaskan bahwa dalam upaya menurunkan angka stunting, kecamatan Cikembar memiliki program yang disebut Pepeling, yaitu Percepatan Penurunan Laju Stunting. Selain itu, ada lelang kebaikan peduli stunting yang akan digunakan untuk mendukung program stunting di wilayah kecamatan Cikembar sehingga angka stunting di wilayahnya bisa turun.

Di Kecamatan Pabuaran, kata Camat Pabuaran
Rd. Ade Aksan Bratadireja seluruh ibu hamil diberikan makanan tambahan untuk menambah gizi dan percepatan penurunan Stunting, penanganan masalah stunting tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah. Warga masyarakat harus bergerak bersama-sama untuk saling mengingatkan tentang bahaya stunting bagi masa depan bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama Tim Pakar Audit Kasus Stunting DPPKB dr. Eni S.PA menjelaskan masalah gizi harus diperhatikan dan orang tua harus memberikan nutrisi bagi balita serta pengukuran balita harus benar benar teliti.

Senada dengan itu, dr.Nila Kusumah. S.POG pemantauan Ibu hamil harus selalu diperhatikan dan selalu diperiksa di Posyandu sehingga pantauan tiap bulanya akan terdeteksi, hal penting lainnya yang juga tak kalah penting adalah pemberian tablet tambah darah kepada Ibu hamil dan penyuluhan calon pengantin terkait edukasi nutrisi.

Hadir Pada acara tersebut Kadis Kominfo, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis DKUKM, Kadis Pertanian, Baperlitbangda, DPPKB, DPMD, Dinkes, DP3A serta Disdik.(*)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Korban Terakhir Laka Laut Pantai Sunset Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia

20 Januari 2026 - 13:22 WIB

36 Pengurus UPZ Desa se-Kecamatan Sagaranten Resmi Dilantik

20 Januari 2026 - 13:11 WIB

Pastikan Ibadah Malam Natal Khidmat, Kapolres dan Forkopimda Sukabumi Pantau Langsung Keamanan Gereja

25 Desember 2025 - 09:49 WIB

“Daerah Tanpa Inovasi Akan Mati”: Wali Kota Sukabumi Pacu Transformasi Pelayanan Publik di 2025

22 Desember 2025 - 18:14 WIB

Peringati Hari Ibu ke-97, Bupati Asep Japar Sebut Ibu sebagai Jantung Keluarga dan Pilar Bangsa

22 Desember 2025 - 14:07 WIB

RSUD R. Syamsudin, S.H. Resmi Buka Layanan Kemoterapi Per Januari 2026

19 Desember 2025 - 19:06 WIB

Trending di Kabar Daerah