Menu

Mode Gelap

Kabar Daerah · 16 Mei 2024 18:31 WIB

Wakil Bupati Mendorong Semangat dan Komitmen Kuat dalam Menanggulangi Stunting


					rapat koordinasi untuk Akselerasi Penurunan Stunting di Kabupaten Sukabumi Perbesar

rapat koordinasi untuk Akselerasi Penurunan Stunting di Kabupaten Sukabumi

JENTERANEWS.com Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri memimpin rapat koordinasi untuk Akselerasi Penurunan Stunting di Kabupaten Sukabumi, hari Kamis, 16 Mei 2024. Diadakan di Pangrango Resort, H. Iyos menegaskan perlunya komitmen kuat dari semua pihak dalam menangani stunting di wilayah tersebut.
“Kita perlu memperlihatkan semangat dan keseriusan yang kuat dalam mengatasi stunting,” katanya.

Lebih lanjut, penanganan stunting ini harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Semua harus terlibat aktif, baik itu pemerintah, sektor swasta, maupun masyarakat umum.
“Penanggulangan stunting tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri, semua pihak harus turut serta. Pentahelix juga harus bergerak bersama-sama,” tambahnya.
Terkait strategi penanganan stunting, menurut H. Iyos, akan difokuskan pada konsep zero new stunting. Langkah-langkah akan diambil mulai dari perhatian khusus terhadap ibu hamil.

“Kami akan memberikan perhatian khusus kepada ibu hamil untuk mencegah kekurangan energi kronis atau anemia. Kami juga akan terus mencegah gizi buruk pada anak-anak. Namun, anak-anak yang sudah terkena stunting juga tetap akan kami bantu,” jelasnya.
H. Iyos menekankan pentingnya implementasi yang efektif dari fokus tersebut. Hal ini diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting.
“Perencanaan harus matang dan tepat. Semua harus didukung dengan semangat dan kerjasama dari semua pihak,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPPKB Kabupaten Sukabumi, Hj Tia Fatimah, menambahkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan. Hal ini penting terutama dalam memahami peran masing-masing dalam upaya percepatan penurunan stunting.
“Kami mengundang perwakilan dari berbagai instansi, termasuk perangkat desa dan rumah sakit,” katanya.
Diharapkan dari semua upaya ini akan menghasilkan yang terbaik.
“Kami telah berusaha maksimal, dan semoga ke depannya akan lebih baik lagi,” tambahnya.*

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sukabumi H. Loka Tresnajaya Apresiasi Purna Tugas Camat Cicurug dalam Momentum Halal Bihalal

30 April 2026 - 18:36 WIB

Suasana hangat saat penyampaian sambutan dalam acara Halal Bihalal sekaligus Pengantar Purna Tugas Camat Cicurug, Judi Budimansjah, S.IP., A.Kp., di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian penghormatan atas dedikasi pengabdian beliau di wilayah tersebut.

Susun Baseline RP3KP, Pemkab Sukabumi Targetkan Penataan Kawasan Kumuh Tuntas 2027

22 April 2026 - 18:30 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), didampingi pejabat terkait dari Dinas Perkim saat memberikan pengarahan dalam rapat pembahasan Baseline Dokumen Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan Kawasan Pemukiman (RP3KP) di Pendopo Sukabumi. Pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak guna menghasilkan dokumen yang komprehensif bagi pembangunan daerah.

164 Ribu Peserta PBI JK Dinonaktifkan, Pemkab Sukabumi Berpacu Validasi Data Jelang Tenggat Akhir April

16 April 2026 - 10:30 WIB

BPJS Kesehatan Resmi Luncurkan 8 Program “Quick Wins

15 April 2026 - 19:39 WIB

KICK OFF QUICK WINS BPJS KESEHATAN - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, saat memberikan sambutan pada acara Peluncuran PANDAWA 24 Jam dan Kick Off Quick Wins Direksi periode 2026–2031 di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu.

Kemenkes Klarifikasi Surat Peralihan Status Non-ASN: Murni Pendataan, Bukan Pengangkatan CPNS Otomatis

10 April 2026 - 08:56 WIB

dr. Azhar Jaya, S.H., SKM, MARS, Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan RI. Dalam penjelasan resminya melalui video, dr. Azhar memberikan klarifikasi tegas mengenai surat yang beredar terkait peralihan status pegawai Non-ASN menjadi CPNS. Beliau menekankan bahwa langkah tersebut murni merupakan pendataan dan inventarisasi internal untuk memproyeksikan kebutuhan tenaga kesehatan di RS Vertikal Kemenkes, bukan pengangkatan otomatis menjadi CPNS. Seluruh proses pengadaan CPNS akan tetap mengikuti aturan resmi nasional melalui KemenPANRB dan BKN. (Foto: Dok. Kemenkes)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Trending di Kabar Daerah