Menu

Mode Gelap

News · 17 Nov 2024 09:58 WIB

Tiga Unit Mesin Hand Traktor Raib Digondol Maling di Sukabumi


					Tiga unit mesin hand traktor milik petani di Desa Padajaya, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi raib digondol maling Perbesar

Tiga unit mesin hand traktor milik petani di Desa Padajaya, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi raib digondol maling

JENTERANEWS.com Kejadian pencurian kembali meresahkan warga Desa Padajaya, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Kali ini, tiga unit mesin hand traktor milik petani menjadi sasaran pencurian. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 17 November 2024.

Menurut keterangan Kepala Desa Padajaya, Ade Hermawan, para pelaku berhasil membawa kabur mesin-mesin hand traktor tersebut dengan cara menjebol gembok yang mengunci mesin. Peristiwa ini diketahui pertama kali pada pagi hari saat para petani hendak kembali menggunakan traktor mereka.

“Kejadian pencurian ini sangat merugikan para petani. Mesin-mesin hand traktor tersebut sangat penting bagi mereka untuk mengolah lahan pertanian,” ujar Ade Hermawan.

Para pelaku diduga beraksi pada malam hari sekitar pukul 23.00 – 24.00 WIB. Mereka memanfaatkan situasi saat mesin-mesin traktor ditinggalkan di areal persawahan setelah digunakan untuk membajak. Meskipun lokasi sawah dekat dengan pemukiman warga, namun para pelaku tetap berhasil melancarkan aksinya.

“Para petani biasanya meninggalkan mesin traktor mereka di sawah karena pekerjaan membajak belum selesai. Mereka mengira lokasi tersebut aman,” tambah Ade Hermawan.

Akibat kejadian ini, para petani mengalami kerugian materiil yang cukup besar. Total kerugian ditaksir mencapai Rp.25 – 30 juta.

Beberapa warga sekitar mengaku melihat sebuah truk melintas di Desa Padajaya menuju Desa Mekarjaya pada malam kejadian. Namun, belum dapat dipastikan apakah truk tersebut terkait dengan aksi pencurian ini.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari para saksi. Polisi juga tengah memburu para pelaku dan meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui informasi terkait kasus ini.

Menanggapi kejadian ini, Kepala Desa Padajaya mengimbau kepada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan saling menjaga keamanan lingkungan. Para petani juga dihimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan peralatan pertanian mereka.

“Kami berharap agar pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan memberikan efek jera,” pungkas Ade Hermawan.(*)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News