Menu

Mode Gelap

News · 22 Nov 2024 10:07 WIB

KPU Kab. Sukabumi Abaikan Media Lokal, Demokrasi Terancam?


					KPU Kab. Sukabumi Abaikan Media Lokal, Demokrasi Terancam? Perbesar

JENTERANEWS.com – Keterlibatan media lokal dalam proses demokrasi sangatlah penting, terutama di era informasi saat ini. Namun, kenyataan yang dihadapi oleh KPU Kabupaten Sukabumi menunjukkan sebaliknya. Dalam perhelatan Pilkada 2024 ini , KPU tampaknya kurang memanfaatkan potensi media lokal, menciptakan pertanyaan besar: Apa yang terjadi dengan KPU Kabupaten Sukabumi?

Media lokal seperti Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) telah berperan sebagai konstituen Dewan Pers, namun dua tahun pembentukan organisasi tersebut tampaknya belum dioptimalkan oleh KPU. Ketua SMSI Sukabumi Raya, Eman Sulaeman, menekankan bahwa meskipun SMSI merupakan bagian dari Pentahelix, mereka diabaikan dalam debat Pilkada, yang seharusnya menjadi kesempatan emas untuk melibatkan suara lokal dalam proses demokrasi.

Ketidaktelibatan media lokal dalam debat yang disiarkan secara langsung menyebabkan kekhawatiran terhadap integritas pemberitaan. Eman Sulaeman mengungkapkan, “Jangan sampai media lokal dianggap hanya sebagai tukang copy-paste.” Ketika media lokal diabaikan, masyarakat mendapatkan informasi yang tidak komprehensif dan berpotensi salah, yang pada akhirnya merugikan proses politik dan pemahaman publik tentang Pilkada.

Salah satu alasan yang diajukan untuk tidak melibatkan media lokal adalah isu keamanan. Namun, Sekjen SMSI, Aris Wanto, menegaskan bahwa masyarakat Sukabumi adalah komunitas yang beradab dan mampu menjaga ketertiban. Jika KPU berpindah lokasi demi keamanan, ini menunjukkan kurangnya sosialisasi dan pendidikan politik tentang pentingnya Pilkada di kalangan masyarakat.

KPU memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat mengenai tahapan dan tata cara Pilkada. Kurangnya keterlibatan media lokal dapat diartikan sebagai kegagalan dalam menjalankan tugas ini. Pendidikan politik dan sosialisasi yang baik adalah kunci untuk menciptakan pemilih yang cerdas dan berpartisipasi aktif dalam demokrasi.

Keterlibatan media lokal dalam proses Pilkada bukan hanya soal pemberitaan, tetapi juga tentang menciptakan kesadaran politik di masyarakat. Dengan tidak memanfaatkan potensi yang ada, KPU Kabupaten Sukabumi berisiko menghadapi konsekuensi yang lebih besar dalam hal keterlibatan masyarakat dan pemahaman yang benar mengenai proses demokrasi. Sudah saatnya KPU Kabupaten Sukabumi merefleksikan kebijakan dan strategi mereka untuk memastikan bahwa media lokal dapat berkontribusi secara optimal dalam Pilkada tahun ini.(*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News