JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, selama dua hari berturut-turut mengakibatkan bencana banjir dan longsor pada Rabu (4/12/2024). Setidaknya 470 keluarga terpaksa mengungsi akibat peristiwa ini.
Menurut laporan U. Nuryaman, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Pabuaran, bencana terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Selain banjir dan longsor, pergerakan tanah juga dilaporkan terjadi di beberapa titik.
Sejumlah desa di Kecamatan Pabuaran mengalami kerusakan akibat bencana ini, di antaranya Desa Bantarsari, Sirnasari, Cibadak, dan Pabuaran. Rumah warga, lahan pertanian, serta infrastruktur jalan mengalami kerusakan yang cukup parah.
“Hingga saat ini, tercatat ada 360 rumah yang terendam banjir dan 57 rumah yang terdampak pergerakan tanah. Selain itu, 32 hektar lahan pertanian juga terendam banjir,” ungkap Nuryaman.
Luapan air sungai akibat banjir juga menyebabkan terputusnya akses jalan penghubung Pabuaran-Ancaen. Hal ini menyulitkan upaya evakuasi dan penyaluran bantuan.
“Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung selama dua hari menjadi penyebab utama terjadinya bencana ini. Selain kerugian materiil, bencana ini juga mengakibatkan trauma mendalam bagi warga yang terdampak.”ujarnya.
Pemerintah setempat, bersama dengan relawan dan masyarakat, telah melakukan upaya penanganan bencana, seperti evakuasi warga, penyaluran bantuan, dan perbaikan infrastruktur yang rusak.
“Saat ini, para korban masih membutuhkan bantuan berupa sembako, pakaian, dan tenda darurat.”pungkasnya.(*)















