JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana tanah bergerak dan longsor di Desa Bojongtugu, Kecamatan Curugkembar. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (4/12) ini telah mengakibatkan ratusan warga terdampak dan terpaksa mengungsi.
Berdasarkan data yang diperoleh, sebanyak 166 Kepala Keluarga (KK) atau 462 jiwa terdampak bencana ini. Sebanyak 13 KK di antaranya memilih mengungsi di tenda-tenda darurat yang disediakan oleh Kementerian Sosial dan ditempatkan di setiap kecamatan. Warga Kampung Sikluk RT 1 RW 2 menjadi salah satu lokasi pengungsian.
Selama empat hari mengungsi, kebutuhan makan dan minum para pengungsi ditanggung oleh Pemerintah Desa Bojongtugu. Namun, Kepala Desa Bojongtugu, Endang Rusdiana, mengungkapkan bahwa pada hari Minggu (8/12) ini, bantuan yang masuk dari organisasi Pemuda Pancasila PP Kecamatan Curugkembar dan Komunitas HIKING 456 berupa sembako.
“Alhamdulillah, hari ini ada bantuan sembako yang datang dari organisasi Pemuda Pancasila dan Komunitas HIKING 456. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian mereka,” ujar Endang. Minggu (8/12/2024)
Warga yang mengungsi saat ini berada dalam kondisi yang cukup memprihatinkan. Mereka membutuhkan berbagai bantuan, seperti makanan siap saji, minuman, pakaian layak pakai, selimut, obat-obatan, dan perlengkapan bayi. Selain itu, fasilitas sanitasi yang memadai juga sangat diperlukan di lokasi pengungsian.(*)















