Menu

Mode Gelap

News · 8 Des 2024 15:04 WIB

Angka Korban Longsor Sukabumi Terus Bertambah, Ratusan Rumah Hancur


					Angka Korban Longsor Sukabumi Terus Bertambah, Ratusan Rumah Hancur Perbesar

JENTERANEWS.com – Bencana tanah longsor yang melanda Kabupaten Sukabumi terus meluas dan menyebabkan dampak yang signifikan bagi masyarakat. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, hingga hari ini pukul 07.00 WIB, bencana tersebut telah menjangkau 88 desa di 39 kecamatan.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan tanah menjadi labil dan memicu terjadinya tanah longsor di berbagai titik. Akibat bencana ini, sebanyak 432 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.440 jiwa terdampak langsung. Ratusan rumah mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat. Selain itu, 260 KK atau 436 jiwa lainnya terancam oleh potensi longsor susulan.

Bencana ini juga mengakibatkan korban jiwa. Hingga saat ini, tercatat 9 orang meninggal dunia dan 2 orang masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian untuk menemukan korban hilang.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui BPBD telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk melakukan penanganan bencana. Tim gabungan dari berbagai instansi, relawan, dan masyarakat bahu-membahu memberikan bantuan kepada korban, melakukan evakuasi, serta membersihkan material longsor.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana, disarankan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar lokasi longsor untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan kepada korban bencana, dapat menyalurkan donasi melalui lembaga-lembaga resmi yang telah ditunjuk. Bantuan yang sangat dibutuhkan saat ini antara lain makanan siap saji, minuman, pakaian layak pakai, obat-obatan, dan perlengkapan kebersihan.

Bencana tanah longsor di Sukabumi merupakan ujian bagi kita semua. Mari kita bersama-sama membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Setiap bentuk bantuan akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.(*)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News