Menu

Mode Gelap

News · 28 Des 2024 07:37 WIB

Longsor Susulan Kembali Tutup Akses Jalan Bagbagan-Kiaradua, Evakuasi Terus Dikebut


					Longsor susulan kembali menutup total akses jalan Bagbagan-Kiaradua di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/12) malam. Perbesar

Longsor susulan kembali menutup total akses jalan Bagbagan-Kiaradua di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (28/12) malam.

JENTERANEWS.com – Ruas jalan Bagbagan-Kiaradua kembali lumpuh total akibat longsor susulan yang terjadi pada Sabtu (28/12) sekitar pukul 22.30 WIB. Material longsor kali ini menutup total akses jalan yang sebelumnya sempat dibuka secara situasional untuk kendaraan roda dua.

Kepala Satuan Pelayanan Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah 4 PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Entis Sutisna, menjelaskan bahwa longsor terjadi saat proses evakuasi material longsor sebelumnya masih berlangsung. Padahal, pada Jumat (27/12) malam, jalan sempat dibuka dengan sistem buka-tutup untuk kendaraan roda dua.

“Jalan tersebut sebelumnya sudah terbuka dan kendaraan roda dua sudah bisa melintas meski dengan sistem tutup-buka. Namun, longsor susulan ini kembali menutup total akses jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa karena saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas,” ungkap Entis.

Menurut pantauan di lokasi, antrean kendaraan roda dua dan roda empat yang sempat mengular kini sepenuhnya terhenti. Kendaraan yang sebelumnya mengantri pun terpaksa berbalik arah.

Entis menambahkan bahwa pengerjaan pembersihan material longsor terus diupayakan tanpa henti. Sebelumnya, dengan mengerahkan sejumlah alat berat seperti ekskavator, loader, self-loader, crane, dan dump truck, ruas jalan sempat terbuka satu lajur setelah tiga hari tertutup total sejak longsor pertama pada Rabu (25/12). Namun, cuaca buruk dan potensi longsor susulan yang tinggi menghambat penyelesaian evakuasi secara menyeluruh.

“Kami sudah memperingatkan untuk bersabar karena potensi longsor susulan masih ada. Apa yang saya khawatirkan terjadi malam ini. Sekali lagi, kami bekerja siang dan malam, namun tolong bersabar,” tutur Entis.

Sebelum longsor susulan, beberapa kendaraan roda dua sudah mulai melintas, sementara kendaraan roda empat masih belum diizinkan melintas karena faktor keamanan.

Entis kembali mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintas sebelum jalan dinyatakan benar-benar aman. “Keselamatan adalah prioritas utama. Kami mengerti kondisi ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi mohon untuk bersabar demi menghindari hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Evakuasi material longsor akan terus dilanjutkan hingga akses jalan kembali normal. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi terkait perkembangan kondisi jalan.(*)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News