JENTERANEWS.com – Suasana malam pergantian tahun di Kota Sukabumi diwarnai insiden tabrak lari yang melibatkan sebuah mobil dan delapan sepeda motor yang terparkir. Peristiwa ini terjadi di Jalan A Yani No.145, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, pada Selasa (31/12/2024) sekitar pukul 21.30 WIB.
Kejadian ini terekam dalam video amatir yang kemudian viral di media sosial Facebook. Video tersebut memperlihatkan sebuah mobil diduga Honda Mobilio bernomor polisi B 1058 KRK menabrak sejumlah motor yang sedang terparkir di tepi jalan. Dalam video tersebut juga terdengar dugaan bahwa pengemudi mobil dalam kondisi mabuk berat.
Video tersebut juga menunjukkan mobil berhenti di depan Toko Sepatu Inten setelah menabrak motor-motor tersebut. Tiga orang terlihat keluar dari mobil dan langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Salah seorang korban, Muhammad Yakti (20), menuturkan bahwa mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi ke arah Jalan Sudirman. “Waktu itu saya lagi beli kopi, sekitar jam setengah 10, sedang duduk di dekat ruko-ruko menunggu teman. Tiba-tiba mobil itu nabrak delapan motor yang lagi parkir,” ungkap Yakti pada Rabu (1/1/2025).
Akibat tabrakan tersebut, motor-motor yang terparkir terdorong hingga sejauh empat meter. Enam di antaranya mengalami kerusakan parah. “Tidak ada korban jiwa, hanya motor yang rusak parah. Banyak yang patah,” imbuh Yakti.
Yakti juga menambahkan bahwa ketiga orang yang berada di dalam mobil keluar dengan kondisi yang diduga mabuk dan menunjukkan sikap yang tidak menyenangkan. Mereka bahkan sempat terlibat cekcok dan melontarkan kata-kata yang tidak pantas. “Dua orang yang kurus dan yang bawa mobil terus nantang sambil mabuk. Temannya yang lain, sepertinya masih sadar, datang dan meminta maaf, sambil membawa teman-temannya kembali ke mobil,” jelasnya.
Ironisnya, setelah berjanji untuk berdiskusi di dalam mobil, ketiga orang tersebut justru melarikan diri dari lokasi kejadian. Yakti berencana melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. “Orang tua juga menyarankan demikian. Mobil yang menabrak juga sedang mabuk, jadi kami akan lapor,” tegasnya.
Kasus tabrak lari ini kini menjadi perhatian pihak berwajib. Masyarakat berharap pelaku segera ditemukan dan bertanggung jawab atas perbuatannya.(*)















