Menu

Mode Gelap

News · 2 Jan 2025 22:41 WIB

Api Cemburu di Sukabumi: Rumah Janda Dibakar Kekasih Usai Kirim Ancaman WhatsApp


					Tim Inafis Polres Sukabumi Kota melakukan olah TKP di rumah yang menjadi korban pembakaran di Cikurutug. Perbesar

Tim Inafis Polres Sukabumi Kota melakukan olah TKP di rumah yang menjadi korban pembakaran di Cikurutug.

JENTERANEWS.com – Sebuah rumah milik seorang janda berinisial EJ (49) di Kampung Cikurutug, Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, menjadi sasaran pembakaran oleh kekasihnya sendiri. Insiden ini mendorong pihak kepolisian untuk segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengejaran terhadap pelaku.

Tim Inafis dan Polsek Cireunghas, Polres Sukabumi Kota, terjun langsung ke lokasi kejadian pada Kamis (2/1/2025) untuk mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan olah TKP. Kasubsi Pengelola Informasi Dokumentasi dan Multimedia (PIDM) Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, menjelaskan bahwa langkah ini diambil segera setelah laporan diterima.

“Setelah mendapat laporan, kami langsung olah TKP dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Ipda Ade.

Fokus utama penyelidikan saat ini adalah mengungkap secara pasti penyebab kebakaran dan menangkap pelaku. “Korban juga kita minta keterangan, dan saksi-saksi juga. Termasuk mengejar terduga pelaku pembakaran,” tambahnya.

Sebelum insiden pembakaran terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, korban EJ menerima serangkaian pesan ancaman melalui aplikasi WhatsApp dari kekasihnya yang berinisial CM. Isi pesan-pesan tersebut mengindikasikan adanya konflik dan niat pelaku untuk melakukan tindakan kekerasan. Berikut beberapa kutipan pesan ancaman tersebut:

“Awas siah lamun teu dibuka (Awas kalau tidak dibuka).”

“Sakalian di era era (Sekalian kamu dibuat malu).”

“Aing menta waktunya (Aku minta waktu).”

“Sapeting ayeuna aing menta ka imah sia (Malam ini saja aku minta ke rumahmu).”

“Aing meli bensin kagok hirup teugableg sasaha (Saya beli bensin, kadung hidup tidak punya siapa-siapa).”

“Kagok aing hirup di antep paduli aing hidup dibumi Saumur umur asal kudu adil (Nanggung saya hidup, gak peduli hidup di bumi seumur-umur asal harus adil).”

“Dagoan kdeng aing nepi (Tunggu, sebentar lagi saya sampai).”

“Awas sia lamun weuh di imah (Awas kalau tidak ada di rumah).”

Merasa terancam, korban EJ bersama keponakannya memutuskan untuk mengungsi ke rumah saudaranya sebelum kejadian. “Jadi, sebelum terjadi kebakaran itu, pemilik rumah mendapatkan ancaman dari CM. Korban sudah meninggalkan rumahnya,” jelas Ipda Ade.

Setelah menerima informasi ancaman dan kebakaran, Polsek Cireunghas bersama tim Inafis Polres Sukabumi Kota segera bertindak. Selain olah TKP dan pemeriksaan saksi, pemasangan garis polisi juga dilakukan untuk mengamankan lokasi.

“Setelah itu, korban pada hari ini langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Cireunghas,” pungkas Ipda Ade.

Pihak kepolisian terus mendalami kasus ini dan berupaya secepatnya menangkap pelaku pembakaran. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan informasi yang dibutuhkan kepada pihak berwajib demi kelancaran proses penyelidikan.(*)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News