JENTERANEWS.com – Ratusan siswa SMA Negeri 1 Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, tak hanya berdiam diri di ruang kelas. Pada Kamis (24/4/2025), mereka turun langsung ke lapangan, bahkan hingga menyentuh aliran sungai, dalam sebuah aksi bersih-bersih lingkungan besar-besaran. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyukseskan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Aksi mulia yang melibatkan seluruh siswa dari kelas 10 hingga kelas 12 ini tak dilakukan sendirian. Berbagai elemen masyarakat dan pemerintah turut andil, menunjukkan sinergi positif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Terlihat hadir dan berpartisipasi aktif antara lain Pemerintah Desa Sagaranten, Pemerintah Desa Pasanggrahan, Pemerintah Kecamatan Sagaranten, jajaran Polsek Sagaranten, personel Koramil 2211/Sagaranten, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta masyarakat setempat.

Apel pagi menjadi penanda dimulainya kegiatan bersih lingkungan yang melibatkan seluruh siswa SMAN 1 Sagaranten, Kamis (24/4/2025). Terlihat barisan pelajar bersama personel Koramil, Polsek, dan jajaran pemerintah daerah siap beraksi demi suksesnya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Pembina Osis SMA Negeri 1 Sagaranten, Rika, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sepenuhnya didukung dan diikuti oleh seluruh siswa. “Semua siswa dari kelas 10 sampai kelas 12 semuanya turut andil dalam membersihkan kawasan Sagaranten,” ujar Rika.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan implementasi dari tema P5, yang merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka. “P5 adalah singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, yang merupakan kegiatan kokurikuler dalam Kurikulum Merdeka. Projek ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi dan karakter pelajar Pancasila melalui pembelajaran berbasis proyek,” terang Rika.
Lebih lanjut, Rika menambahkan bahwa P5 menekankan pendekatan yang holistik, kontekstual, berpusat pada peserta didik, dan eksploratif. Proyek semacam ini biasanya dilakukan selama 1-2 minggu dan mendorong siswa untuk mengamati serta mencari solusi terhadap masalah yang ada di sekitar mereka.
Fokus pembersihan tidak hanya pada sampah di daratan, namun juga merambah ke area sungai. Beberapa guru, serta personel TNI dan Polri, terlihat turut serta terjun langsung ke sungai untuk mengangkat sampah yang menyumbat aliran air.

Aksi nyata P5: Siswa SMAN 1 Sagaranten bersama guru dan aparat bersinergi membersihkan sampah di aliran sungai, Kamis (24/4/2025).
Menurut Rika, tujuan utama dari pelaksanaan program P5 kali ini melalui aksi bersih lingkungan adalah untuk menanamkan jiwa cinta kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan pada diri siswa. “Karena keindahan dan kelestarian lingkungan adalah tanggungjawab kita, maka kita yang harus menjaganya,” tegasnya, mengingatkan pentingnya peran setiap individu dalam menjaga kelestarian alam.
Pemilihan lokasi aksi, yakni di sekitar lingkungan sekolah hingga area lapangan bola sawit nunggal Sagaranten, didasari oleh observasi banyaknya sampah plastik yang dibuang sembarangan oleh masyarakat di kawasan tersebut. “Sebelum merambah ke wilayah yang lebih luas, lingkungan di sekitar sekolah dulu diutamakan sebagai titik awal,” jelas Rika.
Seluruh sampah yang berhasil dikumpulkan dalam kegiatan ini langsung diangkut oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Diketahui, SMA Negeri 1 Sagaranten sendiri telah memiliki Tempat Penampungan Sementara (TPS) di belakang gedung sekolah, sebagai fasilitas pengelolaan sampah di lingkungan internal.
Melalui kegiatan P5 yang berfokus pada kebersihan lingkungan ini, diharapkan kesadaran dan praktik baik dalam menjaga kelestarian alam akan terus tumbuh dan menjadi kebiasaan bagi seluruh pelajar serta masyarakat di Sagaranten.(*)
Laporan: Ijus
Editor: Hamjah















